News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Szymon Marciniak: Nyaris Pensiun Karena Penyakit Jantung, Kini Jadi Wasit Final Piala Dunia 2022

Wasit yang memimpin pertandingan final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis, Szymon Marciniak ternyata punya perjalanan hidup sangat berat
Sabtu, 17 Desember 2022 - 20:45 WIB
Wasit final Piala Dunia 2022, Szymon Marciniak
Sumber :
  • FIFA

tvOnenews.com - Wasit yang memimpin pertandingan final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis, Szymon Marciniak ternyata punya perjalanan hidup sangat berat.

Dia sempat harus beristirahat hingga berhenti sebagai wasit karena mengalami masalah kesehatan yang cukup parah.

Pria asal Polandia itu mengalami Tachycardia atau penyakit yang mengakibatkan jantung berdetak lebih dari 100 kali per menit.

Namun, Marciniak mampu melewati kesulitan tersebut hingga kini kembali menjadi wasit dan akan memimpin pertandingan final Piala Dunia 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


"Saya mengalami waktu yang sangat sulit selama satu setengah tahun terakhir. Pada awalnya, sangat sulit bagi saya dan saya harus berhenti menjadi wasit," ujar Marciniak.

Selama beristirahat, Marciniak mengaku merasa sangat rindu bisa memimpin sebuah pertandingan sepak bola kelas atas seperti kejuraan Eropa UEFA.

Perjuangan untuk sembuh dan kembali menjadi wasit akhirnya terbayar karena namanya masuk ke daftar pengadil lapangan di Piala Dunia kali ini.

Bagi dia, momen tersebut sangat luar biasa karena sempat akan menyerah dan pensiun dari dunia sepak bola.

"Menjadi wasit di final Piala Dunia. Sungguh sulit dipercaya, sejujurnya. Saya sangat bangga dengan diri saya dan tim saya," ucapnya.



Pada Piala Dunia 2022, dia sempat memimpin pertandingan Argentina vs Australia di babak 16 besar.

Selain itu, Marciniak juga telah memimpin pertandingan babak penyisihan grup antara Prancis vs Denmark.

Marciniak resmi menjadi wasit FIFA pada tahun 2011 dan sejak saat itu memulai kariernya di babak kualifikasi Liga Europa.

Setahun kemudian, dia akhirnya berkesempatan menjadi wasit di Liga Champions antara FK Ventspils melawan Molde FK.

Kesempatan untuk memimpin kualifikasi Piala Dunia antara Portugal vs Azerbaijan akhirnya didapat olah Marciniak.

Pada Juni 2015, Marciniak memimpin final Eropa pertamanya saat ia menjadi wasit final Euro U-21 saat Swedia mengalahkan Portugal.

Perjalanan Marciniak mengalami lompatan besar ketika dia diajukan untuk menjadi wasit di Euro 2016.

Dia menjadi wasit dalam tiga pertandingan, dua pertandingan penyisihan grup dan satu pertandingan sistem gugur termasuk pertandingan Jerman melawan Slovakia.

Marciniak menjadi wasit pertandingan final Piala Dunia pertamanya bersama Sokolnick dan Listkiewicz sebagai asistennya saat Argentina melawan Islandia.

Dia juga terpilih sebagai wasit kepala dalam pertandingan final Piala Super antara Real Madrid dan Atletico Madrid. (fan)

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT