News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Kontroversi dalam Satu Hari, Cacat VAR di Piala Dunia 2022

Pertandingan terakhir Grup E dan F Piala Dunia 2022 membuahkan kontroversi. Debat muncul berkaitan dengan penggunaan teknologi rekaman video dan data otomatis.
Jumat, 2 Desember 2022 - 13:02 WIB
Kaoru Mitoma menendang bola yang bersentuhan dengan garis di dekat gawang Spanyol.
Sumber :
  • dailymail

Doha, Qatar – Pertandingan terakhir Grup E dan F Piala Dunia 2022 membuahkan kontroversi. Debat muncul berkaitan dengan penggunaan teknologi rekaman video dan data otomatis.

Persaingan ketat untuk lolos ke putaran kedua Piala Dunia memacu semua peserta di Grup E dan F untuk berebut kemenangan sampai detik-detik akhir. Namun usaha tim-tim tidak hanya berhadap dengan sesama kontestan tapi juga aturan pertandingan yang rumit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontroversi bahkan muncul pada dua pertandingan yang terjadi pada dua grup terpisah. Kejadian di Grup E melibatkan Jepang dan Spanyol tapi berdampak pada langkah Jerman. Di Grup F, Kroasia dan Belgia pun mengalami persoalan hampir sama.

Kontroversi Piala Dunia 2022
Kamis malam waktu Qatar atau berlangsung hingga tengah malam Jumat (02/12/2022) di Indonesia, Kroasia dan Belgia saling sikut untuk memastikan lolos dari fase Grup F. Sebelum duel, dua tim telah mengumpulkan nilai 4 dan 3 poin.

Dengan nilai lebih banyak, Kroasia berada pada situasi cukup aman jika bisa menambah 1 poin dari hasil imbang, apalagi bila menang. Belgia butuh kemenangan untuk membuka lebar peluang ke perdelapan final, sembari berharap partai lain berakhir imbang.

Namun saat Maroko menang 2-1 atas Kanada yang tersingkir tanpa poin, Kroasia dan Belgia bertarung sama kuat dan sulit memperoleh gol.

Kroasia seharusnya berpeluang mencetak gol dari sepak penalti. Sebuah pelanggaran di area gawang Belgia membuat wasit meniup peluit dan menunjuk titik putih.

Kapten Kroasia sudah bersiap mengeksekusi penalti. Tapi saat Luka Modric sudah berhadapan dengan kiper Belgia, Thibaut Courtois, wasit mendapat informasi dari asistennya (VAR) untuk memeriksa hasil rekaman video dan analisis grafis komputer.

Berdasarkan tampilan tiga dimensi, wasit menyatakan pemain Kroasia, bek Dejan Lovren, berada pada posisi offside sebelum terjadi pelanggaran di area gawang Belgia. Sang pengadil membatalkan hukuman penalti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seusai pertandingan, perdebatan muncul di publik soal posisi bahu pemain Kroasia dan Belgia, siapa yang lebih maju. Analisis komputer bahkan tidak meyakinkan untuk penonton.

Tapi wasit tetap menyatakan offside. Penalti batal. Skor 0-0, Kroasia menempati peringkat kedua dan Belgia tersingkir karena berada di urutan ketiga. Maroko menjadi juara Grup F. Kanada pun tersingkir dari perhelatan terbesar FIFA.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT