News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyesal, 11 Pemain Tunisia di Piala Dunia 2022 Sebenarnya Bisa Main untuk Prancis

Tunisia mengalami nasib getir. Meski menang 1-0 pada pertandingan terakhir Grup D Piala Dunia 2022, Wahbi Kazri cs tidak menemani Prancis lolos ke 16 Besar.
Kamis, 1 Desember 2022 - 19:20 WIB
Tunisia gagal lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022.
Sumber :
  • @ftf.officielle

Doha, Qatar – Tunisia mengalami nasib getir. Meski menang 1-0 pada pertandingan terakhir Grup D Piala Dunia 2022, Wahbi Kazri cs tidak menemani Prancis lolos ke 16 Besar.

Pertandingan terakhir Grup D Piala Dunia 2022 meninggalkan rasa penasaran yang pahit bagi Tunisia. Butuh kemenangan untuk berharap dapat lolos ke putaran kedua, bersaing dengan Australia, tim dari Afrika Utara mencapai target minimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tunisia berhasil mengalahkan Prancis dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Wahbi Kazri memastikan tim arahan pelatih Jalel Kadri meraih 3 poin.

Secara total, Tunisia mengumpulkan 4 poin dari kemenangan atas Prancis dan imbang 0-0 dengan Denmark pada laga pertama. Tim Elang Kartago menelan hanya satu kekalahan sewaktu tumbang 0-1 oleh Australia pada pertandingan pertama.

Kekalahan dari Australia pula yang mempersulit Tunisia untuk berjuang lolos ke 16 Besar. Apalagi kemudian pesaing terdekat, Tim Socceroos Australia mengalahkan Denmark, 1-0.

 

Tersingkir dari Piala Dunia 2022

Kemenangan atas Australia memberi Denmark total 6 poin dari dua kemenangan. Tim Dinamit hanya kalah selisih gol dan head to head dengan Prancis yang berhak memimpin Grup D.

Maka Tunisia tidak berhasil maju ke putaran 16 Besar walau mengalahkan Prancis pada pertandingan terakhir fase grup. Walau sukses mencapai target kemenangan pada penampilan terakhir, tim Bulan Sabit dan Bintang Merah gagal lolos ke perdelapanfinal.

Dengan total 4 poin, Tunisia berada di peringkat ketiga, tidak cukup untuk merampas tiket ke 16 Besar.

Kemenangan 1-0 hanya menjadi pelipur bagi Tunisia yang sekaligus memperbaiki catatan pertandingan dengan Prancis. Dari 10 pertemuan, dua pihak kini berdiri sejajar dengan masing-masing menikmati tiga kemenangan dan berbagi empat hasil imbang.  

 

Head to Head Setara

Dalam sejarah pertemuan, Tunisia dan Prancis sudah 10 kali bertemu. Dua pihak kerap bertemu pada pertandingan persahabatan atau turnamen regional berupa Mediterranean Games.

Namun Tunisia kini boleh bangga karena merebut kemenangan pada pertandingan pertema di kejuaraan tertinggi tingkat FIFA, yakni Piala Dunia.

 

Rekor Pertemuan Tunisia vs Prancis

10 Pertandingan

Tunisia Menang 3

Imbang 4

Prancis Menang 3

 

07/10/1971 Tunisia 2-1 Prancis (Mediterranean Games)

09/04/1972 Tunisia 2-1 Prancis (International Friendly, A v Under-23)

19/05/1978 Prancis 2-0 Tunisia (International Friendly)

06/03/1979 Tunisia 0-0 Prancis (International Friendly, A v Under-21)

25/09/1979 Tunisia 1-2 Prancis (Mediterranean Games)

02/02/1994 Tunisia 1-1 Prancis (International Friendly, A v B)

21/08/2002 Tunisia 1-1 Prancis (International Friendly)

14/10/2008 Prancis 3-1 Tunisia (International Friendly)

30/05/2010 Tunisia 1-1 Prancis (International Friendly)

30/11/2022 Tunisia 1-0 Prancis (FIFA World Cup)

 

11 Pemain Kelahiran Prancis

Walau menang, sukacita Tunisia terasa sia-sia karena memberi hanya tambahan poin tanpa kepastian maju ke tahap selanjutnya. Prancis justru tak tergoyahkan sebagai juara Grup D dan meluncur ke fase perdelapanfinal Piala Dunia 2022.

Kegagalan terasa perih bagi Tunisia – yang pernah berperang melawan kolonialisme Prancis. Ironis pun menimpa sebagian besar awak tim dari kawasan Afrika Utara.

Dari total 26 pemain, pelatih Jalel Kadri mengangkut banyak pemain asal Prancis. Bahkan Kadri bisa membentuk satu tim dari anak-anak yang lahir atau bermain di negara lawan.

Beberapa pemain Tunisia bahkan masih main di klub-klub Liga Prancis, seperti Montassar Talbi di Lorient, Wahbi Khazri di Montpellier dan Ali Abdi di Caen.

Andai tidak memilih membela negara asal orangtua, 11 pemain dari squad Jalel Kadri mungkin bisa memperkuat Prancis (beberapa orang malah sudah pernah berstatus pemain nasional junior Prancis).

Berikut 11 pemain yang bisa membentuk squad bayangan Prancis di tim Tunisia dengan formasi 4-4-2.

Kiper:

Mouez Hassen

 

Bek:

Montassar Talbi

Dylan Bronn

Wajdi Kechrida

Ali Abdi main di Caen

 

Gelandang:

Nader Ghandri

Hannibal Mejbri

Aïssa Laïdouni

Ellyes Skhiri

 

Penyerang:

Wahbi Khazri

Naïm Sliti

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Selain pemain-pemain yang berasal dari Prancis, Jalel Kadrid juga mengambil anak-anak keturunan dari Jerman, yakni Mohamed Dräger, dan Anis Ben Slimane yang pernah memperkuat tim nasional Denmark U-21. Namun tak cukup, Tunisia gagal melangkah ke 16 Besar Piala Dunia 2022. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT