News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Head to Head Korea Selatan vs Ghana, dari Malaysia sampai di Piala Dunia 2022

Baru akan beradu di Piala Dunia 2022, Korea Selatan dan Ghana sebenarnya merupakan lawan lama. Dua negara sudah sering bertemu bahkan memasuki dekade kelima.
Senin, 28 November 2022 - 14:59 WIB
Son Heung-min dan Andrew Ayew akan duel di Qatar.
Sumber :
  • @andreayew10 @hm_son7

Doha, Qatar – Baru akan beradu di Piala Dunia 2022, Korea Selatan dan Ghana sebenarnya merupakan lawan lama. Dua negara sudah sering bertemu bahkan memasuki dekade kelima.

Korea Selatan merupakan pelanggan tetap Piala Dunia. Tim dari Negeri Gingseng sudah berulang kali hadir di turnamen hajatan FIFA. Bahkan terhitung dari Mexico 1986, pasukan The Taeguk Warriors terus-menerus hadir sampai perhelatan di Qatar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Piala Dunia Ke-11 bagi Korea Selatan

Sejak debut pada 1954, Korea Selatan membangun sepakbola untuk kembali ke Piala Dunia. Maka begitu gagal pada tiga perhelatan berikutnya, bangsa yang menempati bagian selatan Semenanjung Korea merancang kebangkitan.

Rencana tercapai pada 1986. Pengalaman melawan Diego Maradona dan kawan-kawan pun amat berkesan hingga pasukan Korea Selatan ketagihan.

Sejak 1986, Korea Selatan terus hadir di FIFA World Cup. Total sudah 11 kali, termasuk di Qatar 2022, tim Harimau Korea berkiprah di kejuaraan tertinggi dunia.

 

Catatan Duel Berjalan Imbang

Meski tak lebih sering hadir di Piala Dunia, Ghana pun bukan tim sembarang. Qatar 2022 akan jadi kesempatan kelima tim Bintang Hitam di pentas tertinggi FIFA.

Namun Ghana punya statistik yang seimbang bila bertemu Korea Selatan. Dalam sembilan duel sebelum di Qatar, dua negara berbagi neraca yang setara.

Ghana mampu mengalahkan Korea Selatan dalam empat pertandingan, dan juga kalah dalam jumlah yang sama. Dua pihak berbagi satu hasil seri, 1-1, pada 1983 di Merdeka Tournament.

Pertemuan pada 1983 merupakan perjumpaan kedua secara beruntun di Merdeka Tournament. Ghana dan Korea Selatan bertemu untuk kali pertama pada 1982 di kejuaraan yang merupakan bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Malaysia.

Sekitar 40 tahun sejak perjumpaan di Kuala Lumpur, Korea Selatan dan Ghana bertarung lagi di pentas lebih tinggi, Piala Dunia 2022.

 

Head to Head

17/08/1982 Korea Selatan 0-1 Ghana (Merdeka Tournament)

15/06/1983 Korea Selatan 1-0 Ghana (President`s Cup)

25/09/1983 Ghana 1-1 Korea Selatan (Merdeka Tournament)

10/02/1993 Korea Selatan 3-1 Ghana (International Friendly)

14/06/1997 Korea Selatan 3-0 Ghana (South Korea Tournament)

04/06/2006 Ghana 3-1 Korea Selatan (International Friendly)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

08/10/2006 Korea Selatan 1-3 Ghana (International Friendly)

07/06/2011 Korea Selatan 2-1 Ghana (International Friendly)

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT