News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bima Sakti Ingatkan Pemain Timnas U-16 untuk Tidak Larut Euforia

Pelatih Timnas U-16 meminta timnya untuk tidak terjebak euforia sesudah juara Piala AFF. Bima Sakti mengingatkan pasukannya untuk konsisten menjaga penampilan.
Kamis, 18 Agustus 2022 - 19:15 WIB
Bima Sakti ingatkan pemain Timnas U-16 jangan larut dalam euforia.
Sumber :
  • antara

Jakarta – Pelatih Timnas U-16 meminta timnya untuk tidak terjebak euforia sesudah juara Piala AFF. Bima Sakti mengingatkan pasukannya untuk konsisten menjaga penampilan.
Tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia usia di bawah 16 tahun (U-16) berhasil merebut gelar juara Piala AFF U-16 edisi 2022. Timnas U-16 mengalahkan Vietnam, 1-0, pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Jumat, 12 Agustus 2022.
Kemenangan membuat Timnas U-16 mendapat banyak pujian dan apresiasi. Para pemain dan staf pelatih telah menerima bonus miliaran rupiah dan beberapa benda berharga dari berbagai pihak.

Pelatih Timnas U-16, Bima Sakti, meminta para pemainnya agar tidak tenggelam dalam euforia (kegembiraan secara berlebihan). Bima mengingatkan pasukannya bahwa gelar juara Piala AFF U-16 hanya tapakan awal dalam perjalanan panjang bagi para pemain yang masih berusia remaja belia.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya meminta pemain untuk lebih bijak menghadapi siklus ini," ujar Bima Sakti, Kamis (18/08/2022).

Kualifikasi Piala Asia
Bima Sakti menyadari bahwa semua perhatian dan publikasi squadnya setelah menjuarai Piala AFF U-16 2022 bisa membuat pemainnya lupa daratan dan terserang sindrom bintang (star syndrome).

Pria berusia 46 tahun tidak ingin anak-anak asuhnya lepas kendali karena para pemain masih harus menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 pada awal Oktober 2022, yang juga akan berlangsung di negeri sendiri dengan lawan berbeda.

Untuk menjaga sikap timnya agak tetap rendah hati, Bima Sakti berusaha semaksimal mungkin untuk membatasi kegiatan-kegiatan seremonial bagi Timnas U-16 hanya untuk acara yang wajar saja.

"Tadi malam kami ke stasiun televisi yang merupakan mitra PSSI. Acara sudah selesai pukul 22:00 WIB. Sebenarnya kegiatan tim bisa lebih banyak, tetapi saya batasi agar pemain tidak kena star syndrome," tutur Bima Sakti yang merupakan mantan pemain Timnas era 1990-an. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT