News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lahm, Kapten Jerman Juara Piala Dunia 2014, Ikut Cantona Boikot Qatar 2022

Kontroversi Piala Dunia 2022 berlanjut. Philipp Lahm, kapten Jerman saat juara Piala Dunia 2014, mengikuti Eric Cantona, menyerukan boikot turnamen di Qatar.
Rabu, 10 Agustus 2022 - 17:09 WIB
Philipp Lahm dan Eric Cantona boikot Piala Dunia 2022 di Qatar.
Sumber :
  • @philipplahm @ericcantona

Buenos Aires, Argentina – Kontroversi Piala Dunia 2022 berlanjut. Philipp Lahm, kapten Jerman saat juara Piala Dunia 2014, mengikuti Eric Cantona, menyerukan boikot turnamen di Qatar.

Piala Dunia 2022 tinggal tiga bulan lagi. Mendekati pelaksanaan, beberapa pihak menggaungkan ide boikot. Kapten tim nasional Jerman saat juara di Brasil 2014, Philipp Lahm, menyatakan tidak akan menghadiri undangan acara pembukaan atau penutupan kejuaraan bergengsi di Qatar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada media Jerman, Kicker, Lahm mengatakan: “Saya bukan bagian dari delegasi Jerman dan saya tidak akan terbang ke sana sebagai penggemar. Saya pilih mengikuti Piala Dunia dari rumah saja.”

“Hak-hak asasi manusia seharusnya berperan penting dalam penunjukan tuan rumah sebuah turnamen. Jika sebuah negara mendapat penilaian sebagai pelanggar terburuk untuk kasus hak asasi manusia, anda harus mulai berpikir untuk menggunakan kriteria ini dalam membuat keputusan,” lanjut Philipp Lahm.

 

Cantona Tak Akan Nonton

Sebelum Lahm, Eric Cantona juga menyatakan boikot. Mantan bintang Prancis dan legenda Manchester United menunjuk kasus kematian banyak pekerja dalam proses pembangunan stadion-stadion di Qatar sebagai masalah serius. Cantona memandang ada pelanggaran dalam sistem pekerja.

Cantona bahkan bersikap lebih ekstrem. Mantan pemain berjuluk The King menegaskan tidak akan menonton karena tidak menganggap kegiatan di Qatar 2022 sebagai Piala Dunia sesungguhnya.

"Jujur saja, saya tidak peduli tentang Piala Dunia di Qatar, yang bagi saya bukan Piala Dunia sesungguhnya," Cantona berkata kepada The Mail.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tidak menentang ide pelaksanaan Piala Dunia di negeri yang memungkinkan pengembangan dan promosi sepakbola, seperti di Afrika Selatan pada 2010 dan di Amerika Serikat pada 1994. Tapi di Qatar, tak ada potensial seperti itu. Tak ada. Yang ada hanya soal uang,” kritik Eric Cantona.

"Semua tentang uang. Dan cara mereka memperlakukan orang-orang yang telah membangun stadion, sungguh mengerikan. Dan ribuan orang sudah mati. Dan kita masih ingin merayakan Piala Dunia,” cerca Eric Cantona yang gagal tampil di Piala Dunia 1994 karena Prancis tidak lolos. (raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT