News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alarm Bahaya di San Siro: Striker AC Milan Sudah Sebulan Lebih Tak Cetak Gol

AC Milan hadapi kenyataan pahit terkait performa lini serang mereka sepanjang musim ini. Apa yang sebelumnya sebatas spekulasi kini berubah menjadi kebutuhan.
Senin, 27 April 2026 - 22:14 WIB
Para Pemain AC Milan saat Dikalahkan Udinese di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan menghadapi kenyataan pahit terkait performa lini serang mereka sepanjang musim ini. Apa yang sebelumnya hanya sebatas spekulasi kini berubah menjadi kebutuhan nyata untuk melakukan perombakan besar.

Dalam beberapa bulan terakhir, isu mengenai pembenahan sektor depan memang terus bergulir. Namun, setelah laga kontra Juventus, urgensi perubahan itu semakin sulit untuk dibantah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan di San Siro tersebut, Milan kembali menunjukkan masalah klasik mereka. Lini serang Rossoneri tampak tumpul dan gagal memberikan ancaman berarti.

Padahal, laga melawan Juventus bukanlah pertandingan yang sepenuhnya tertutup. Meski minim peluang, tetap terlihat jelas bahwa Milan kekurangan daya gedor.

Kondisi ini bukanlah kejadian yang berdiri sendiri. Sepanjang musim, inkonsistensi para penyerang menjadi salah satu masalah utama tim.

Akibatnya, produktivitas gol dari lini depan terus menurun. Situasi ini membuat Milan kesulitan bersaing di laga-laga penting.

Menurut laporan Calciomercato.com, perbandingan dengan Juventus dalam pertandingan tersebut pun terasa mencolok. Saat lawan mampu memasukkan pemain seperti Kenan Yildiz dan Dusan Vlahovic, Milan justru bergantung pada opsi yang belum meyakinkan.

Nama-nama seperti Niclas Füllkrug, Christopher Nkunku, dan Santiago Gimenez belum mampu menjawab ekspektasi. Bahkan, masa depan mereka di klub juga masih dipenuhi tanda tanya.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah komposisi lini depan Milan. Duet penyerang yang diisi oleh dua pemain sayap membuat permainan terasa kurang seimbang.

Ketiadaan sosok target man murni membuat alur serangan menjadi mudah terbaca. Akibatnya, lawan tidak kesulitan untuk meredam tekanan yang dibangun Milan.

Situasi ini semakin diperparah oleh catatan gol yang sangat minim. Secara kolektif, lini depan Milan mengalami periode paceklik yang cukup panjang.

Bahkan, gol terakhir dari seorang penyerang terjadi lebih dari satu bulan yang lalu. Fakta ini menjadi sinyal kuat bahwa ada masalah mendasar yang harus segera diselesaikan.

Santiago Gimenez menjadi salah satu pemain yang paling disorot. Performanya belum memenuhi harapan, dan posisinya di dalam tim mulai terancam.

Sementara itu, Christopher Nkunku juga belum mampu memberikan kontribusi signifikan. Penampilannya cenderung stagnan tanpa perkembangan berarti.

Alasan soal sistem permainan pun mulai kehilangan relevansi. Para pemain dituntut untuk tetap mampu beradaptasi dan menunjukkan kualitas individu mereka.

Kini, manajemen Milan dihadapkan pada keputusan besar. Bursa transfer musim panas akan menjadi momen krusial untuk membangun ulang kekuatan tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perombakan lini serang tampaknya tidak bisa lagi ditunda. Tanpa perubahan signifikan, Milan berisiko kembali terjebak dalam masalah yang sama di musim berikutnya.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT