AC Milan Siapkan Ancang-ancang Bajak Gratis Andy Robertson yang Resmi Tinggalkan Liverpool Musim Panas Nanti
- REUTERS/Phil Noble
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar perpisahan Andy Robertson dengan Liverpool akhirnya menjadi kenyataan setelah sembilan musim penuh cerita di Anfield. Bek kiri asal Skotlandia itu dipastikan akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025/2026.
Keputusan ini sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan bagi publik. Tanda-tanda perpisahan sudah terlihat sejak negosiasi kontrak barunya tak kunjung menemui titik terang.
Liverpool pun secara resmi mengumumkan kepergian salah satu pemain paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir. Robertson menyusul Mohamed Salah yang lebih dulu dipastikan hengkang.
Dalam pernyataan resminya, Liverpool menegaskan bahwa Robertson akan pergi sebagai legenda klub. Kontribusinya selama hampir satu dekade dinilai sangat besar dalam membentuk era kejayaan terbaru The Reds.
Sejak didatangkan dari Hull City pada 2017, Robertson menjelma menjadi sosok kunci di lini belakang. Ia dikenal sebagai bek kiri modern dengan daya jelajah tinggi serta kontribusi besar dalam serangan.
Catatan prestasinya bersama Liverpool juga tidak main-main. Ia turut mengangkat trofi Premier League, Liga Champions, Piala FA, hingga berbagai gelar bergengsi lainnya.
Total lebih dari 300 penampilan menjadi bukti konsistensinya di level tertinggi. Tak berlebihan jika ia kini disebut sebagai salah satu legenda hidup klub.
Meski pengumuman sudah disampaikan, fokus Robertson belum sepenuhnya beralih. Ia masih ingin menutup musim ini dengan hasil terbaik bersama Liverpool.
Di sisi lain, spekulasi mengenai masa depannya mulai bermunculan. Sejumlah klub dikaitkan dengan peluang merekrutnya secara gratis.
AC Milan menjadi salah satu nama yang mencuat dalam perbincangan. Klub asal Italia itu disebut tengah mencari bek kiri berpengalaman untuk memperkuat skuad.
Kebutuhan tersebut muncul setelah performa Pervis Estupinan belum sepenuhnya memuaskan. Bahkan, posisinya kini mulai tergeser oleh pemain muda Davide Bartesaghi.
Situasi ini membuka ruang bagi Milan untuk mencari opsi baru. Robertson dinilai bisa menjadi solusi jangka pendek sekaligus mentor bagi pemain muda.
Pengalaman panjangnya di level tertinggi menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan. Ia juga dikenal memiliki mental juara yang bisa membawa dampak positif di ruang ganti.
Namun, peluang Milan tidak sepenuhnya mulus. Robertson juga dikabarkan mempertimbangkan opsi kembali ke kampung halamannya di Skotlandia.
Dua klub besar, yakni Celtic dan Rangers, siap menyambutnya jika ia memutuskan pulang. Faktor emosional serta kedekatan dengan keluarga bisa menjadi pertimbangan penting.
Di usia yang sudah memasuki kepala tiga, keputusan berikutnya akan sangat krusial. Robertson harus memilih antara tantangan baru di level tertinggi Eropa atau kembali ke akar kariernya.
Apa pun pilihannya nanti, satu hal yang pasti, warisan Robertson di Liverpool akan selalu dikenang. Ia pergi bukan sekadar sebagai pemain, melainkan sebagai bagian dari sejarah besar klub.
(sub)
Load more