News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Paspoortgate Mulai Mencair, Nasib Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie Segera Diputuskan

Upaya mencari jalan keluar atas polemik paspor di Belanda, khususnya yang melibatkan sejumlah pemain Timnas Indonesia terus bergulir. Sejumlah pihak kini tengah berpacu dengan waktu agar para pemain yang terdampak bisa segera kembali beraksi di lapangan.
Kamis, 2 April 2026 - 13:39 WIB
Pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On
Sumber :
  • PSSI

‎Jakarta, tvOnenews.com - Upaya mencari jalan keluar atas polemik paspor di Belanda, khususnya yang melibatkan sejumlah pemain Timnas Indonesia terus bergulir. Sejumlah pihak kini tengah berpacu dengan waktu agar para pemain yang terdampak bisa segera kembali beraksi di lapangan.

‎Perkembangan terbaru diungkapkan oleh jurnalis ESPN, Christian Willaert. Ia menyebut diskusi intens tengah dilakukan oleh berbagai pihak untuk menemukan solusi yang adil bagi para pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Willaert menyebut bahwa masalah yang mengandung sejumlah pemain kini memiliki harapan besar. Menurutnya, nama-nama yang terdampak 'paspoortgate' disebut bakal bisa segera bermain dalam beberapa minggu ke depan. 

‎Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pemberian status izin tinggal permanen. Skema ini diyakini dapat menjadi jalan tengah agar para pemain tetap bisa berkarier tanpa terbebani regulasi ketat.

‎"Ada harapan besar bahwa para pemain yang terdampak 'paspoortgate' akan kembali memenuhi syarat bermain dalam beberapa minggu ke depan, tanpa harus mengikuti aturan untuk pemain non-Uni Eropa," tulis ESPN Belanda, dikutip Kamis (2/4/2026). 

‎"Dengan cara itu, mereka tidak perlu memiliki izin kerja dan juga tidak harus memenuhi syarat gaji tinggi, namun tetap bisa bermain untuk negara seperti Indonesia atau Suriname," sambungnya. 

‎Organisasi yang menaungi klub-klub Eredivisie, yakni Eredivisie CV (ECV), disebut aktif berkoordinasi dengan pemerintah. Mereka berkomunikasi langsung dengan Dinas Imigrasi dan Naturalisasi (IND) guna mempercepat proses pencarian solusi.

‎Langkah tersebut menjadi krusial karena menyangkut masa depan banyak pemain. Tidak hanya karier individu, stabilitas kompetisi juga bisa terdampak jika persoalan ini berlarut-larut.

‎"Ada harapan bahwa solusi yang tepat bisa ditemukan dalam waktu relatif singkat, meski Willaert menegaskan belum ada kepastian," ungkap ESPN Belanda.

‎Dalam pemaparannya, Willaert juga menyinggung awal mula persoalan yang menjerat para pemain. Ia mengungkap adanya pihak yang memberikan informasi keliru terkait pengurusan paspor.

‎"Perwakilan yang membujuk mereka mengatakan mereka harus segera mengajukan paspor Belanda, sehingga selama sepuluh tahun ke depan mereka bisa bebas bepergian di Eropa dan tidak mengalami masalah dengan izin kerja," katanya. 

‎Kondisi tersebut dinilai bisa menjadi pertimbangan dalam proses hukum. Willaert menegaskan bahwa sistem hukum Belanda tidak hanya melihat aturan secara kaku, tetapi juga aspek keadilan.

‎Ia pun mengingatkan adanya potensi kerugian besar jika regulasi diterapkan tanpa fleksibilitas. Para pemain bisa kehilangan kesempatan bermain di level tertinggi.

‎"Hukum Belanda juga selalu melihat aspek kewajaran dan keadilan. Jika aturan itu diterapkan dengan sangat ketat, para pemain bisa saja berakhir hanya bermain di level kedua Belgia dengan gaji minimum," jelasnya. 

‎Willaert juga menyoroti sikap organisasi klub profesional Belanda, FBO. Menurutnya, keputusan untuk meminta klub tidak memainkan pemain terdampak justru menimbulkan tanda tanya.

‎"Seharusnya bisa ditegaskan bahwa mereka mendukung status kelayakan bermain yang telah diberikan di awal musim. Saya cukup terkejut mereka tidak melakukan itu," katanya.

‎Empat pemain naturalisasi Indonesia yang terdampak dalam kasus ini antara lain Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens. Mereka saat ini belum bisa memperkuat klub masing-masing sambil menunggu kejelasan status.

‎Selain keempat nama tersebut, ada puluhan pemain lain yang juga masuk dalam pendataan. Eredivisie mencatat sekitar 25 pemain dari berbagai negara yang berpotensi mengalami masalah serupa.

‎Seluruh data tersebut telah diserahkan kepada pihak imigrasi Belanda untuk ditelaah. Keputusan akhir nantinya akan menentukan apakah mereka dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa atau tidak.

‎Awal mula polemik ini berasal dari protes yang diajukan NAC Breda. Mereka melayangkan keberatan setelah mengalami kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles.

‎Dalam laporan tersebut, NAC Breda menyoroti status Dean James. Mereka meragukan kelayakan sang pemain untuk tampil berdasarkan aturan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Kecurigaan itu berkaitan dengan izin kerja dan standar gaji minimum bagi pemain non-Uni Eropa. Dalam regulasi Eredivisie, pemain di luar Uni Eropa diwajibkan memenuhi batas gaji tertentu yang cukup tinggi.

‎(igp/rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT