Como 1907 Bikin Sensasi di Serie A, Fabregas Persembahkan Kemenangan 5-0 Lawan Pisa untuk Mendiang Bambang Hartono
- REUTERS/Daniele Mascolo
Kepergian sosok penting tersebut menjadi kehilangan besar bagi Como. Bambang Hartono diketahui meninggal dunia di Singapura pada Kamis (19/3) lalu.
Di sisi lain, kemenangan ini mempertegas perkembangan pesat Como dalam beberapa tahun terakhir. Klub tersebut sempat terpuruk di kasta keempat sebelum mengalami transformasi signifikan.
Perubahan besar terjadi setelah akuisisi oleh Grup Djarum melalui SENT Entertainment. Dengan nilai sekitar 800 ribu euro atau setara Rp12,5 miliar, Como mulai membangun fondasi baru.
Dalam waktu relatif singkat, Como berhasil menapaki tiga level kompetisi berbeda. Mereka bahkan sempat menjadi juara Serie C pada 2021 sebelum kembali ke Serie A setelah penantian panjang.
Kini, di bawah arahan Fabregas, Como menjelma menjadi tim yang diperhitungkan. Skuad muda yang dimiliki mampu bersaing di papan atas klasemen musim ini.
Ambisi untuk menembus Liga Champions pun mulai terlihat realistis. Hal itu menjadi bukti bahwa proyek jangka panjang klub berjalan sesuai rencana.
“Suasananya sangat bagus, orang-orang bahagia, dan kita semua menginginkan lebih, tetapi mereka menikmati perjalanannya. Enam atau tujuh tahun lalu kami adalah tim di Serie D, sekarang mereka membuat kemajuan. Sulit untuk tidak jatuh cinta dengan para pemain muda ini,” kata Fabregas.
“Kami mencapai apa yang telah kami tetapkan dua tahun lalu. Kami tahu ke mana kami ingin pergi dan bagaimana kami ingin melakukannya, itu sangat penting bagi saya,” tutupnya.
(igp)
Load more