News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Neymar Digugat Koki Pribadi, Ngaku Dipaksa Kerja 16 Jam Sehari dan Masak untuk 150 Orang

Neymar digugat mantan koki pribadinya ke pengadilan tenaga kerja setelah dituduh memaksa bekerja hingga 16 jam sehari dan memasak untuk 150 orang.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:19 WIB
Neymar
Sumber :
  • REUTERS/Thiago Bernardes/File Photo

Jakarta, tvOnenews.com – Bintang sepak bola Brasil, Neymar, digugat oleh mantan koki pribadinya ke pengadilan tenaga kerja. Gugatan tersebut diajukan setelah sang koki mengklaim dipaksa bekerja hingga 16 jam setiap hari saat melayani kebutuhan pemain tersebut.

Koki itu mengaku harus menyiapkan makanan bukan hanya untuk Neymar, tetapi juga untuk rombongan besar yang sering berada di kediamannya. Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan disebut harus memasak untuk hingga 150 orang yang merupakan teman serta kolega sang pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan media Brasil, Metropoles, dokumen gugatan telah diajukan ke Pengadilan Tenaga Kerja Regional Wilayah 1. Dalam berkas tersebut dijelaskan bahwa sang koki bekerja di salah satu properti Neymar yang berada di Mangaratiba, wilayah Rio de Janeiro.

Ia diketahui bekerja di kompleks Casa Hotel Portobello antara Juli 2025 hingga Februari 2026. Tempat tersebut merupakan salah satu dari dua vila milik Neymar di kawasan tersebut.

Dalam kontrak awal, koki itu seharusnya bekerja mulai pukul 07.00 hingga 17.00 dari Senin hingga Kamis, serta hingga pukul 16.00 pada hari Jumat. Namun dalam gugatan disebutkan bahwa kenyataannya ia sering bekerja jauh lebih lama, bahkan hingga pukul 23.00 atau tengah malam.

Tak hanya itu, ia juga mengaku tetap bekerja pada akhir pekan dan bahkan saat waktu istirahat makan siang yang secara hukum seharusnya diberikan kepada pekerja. Kondisi tersebut disebut berlangsung selama berbulan-bulan sejak dirinya mulai bekerja di properti sang pemain.

Selain masalah jam kerja, sang koki juga mengklaim mengalami cedera fisik akibat tuntutan pekerjaan yang berat. Ia mengaku harus mengangkat potongan daging seberat sekitar 10 kilogram dan membawa berbagai peralatan dapur serta tas berat setiap hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat aktivitas tersebut, ia disebut mengalami gangguan pada punggung serta radang pada bagian pinggul. Cedera itu kemudian membuatnya menuntut kompensasi atas kerugian yang dialaminya selama bekerja.

Dalam gugatan tersebut, koki yang menerima gaji sekitar 7.500 real Brasil atau sekitar Rp23,5 juta per bulan meminta kompensasi senilai 262.000 real Brasil atau sekitar Rp821 miliar. Nilai tersebut mencakup pesangon, denda ketenagakerjaan, lembur, serta biaya pengobatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT