Bedah Senjata Rahasia Allegri Jelang Hadapi Inter di Laga Derbi, AC Milan Siap Taklukkan Nerazzurri Lewat Skema Bola Mati
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih kepala AC Milan, Massimiliano Allegri, mulai menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi salah satu kekuatan utama Inter Milan. Fokus utama yang sedang ia benahi adalah cara Rossoneri bertahan dari situasi bola mati yang selama ini menjadi senjata mematikan sang rival di Serie A.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Allegri sebenarnya tidak membuat sistem yang benar-benar baru. Ia hanya memperkuat organisasi taktik yang sudah ia bangun bersama staf pelatih sejak pertama kali memulai pekerjaan di pusat latihan klub, Milanello, pada awal musim ini.
Selama beberapa bulan terakhir, Milan terus mengasah pola bertahan yang lebih disiplin saat menghadapi bola mati. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya Allegri menjaga stabilitas lini belakang timnya sepanjang musim.
Secara statistik, performa pertahanan Milan sebenarnya cukup solid. Rossoneri sejauh ini baru kebobolan 20 gol di liga, hanya terpaut satu gol lebih banyak dibanding AS Roma yang saat ini tercatat sebagai tim dengan pertahanan terbaik di kompetisi.
Catatan tersebut menjadi menarik karena Milan tidak memiliki banyak pemain dengan postur tinggi di lini serang maupun lini tengah. Beberapa pemain seperti Luka Modric, Alexis Saelemaekers, dan Christian Pulisic bukan tipe pemain yang dominan dalam duel udara.
Meski begitu, Rossoneri justru mampu menjaga keseimbangan dalam situasi bola mati. Mereka bahkan tercatat mencetak lebih banyak gol dari skema set-piece dibandingkan jumlah gol yang mereka kebobolan dari situasi yang sama.
Milan sejauh ini sudah menghasilkan delapan gol dari bola mati, sementara hanya lima kali kebobolan dari skema tersebut. Angka itu menunjukkan bahwa latihan rutin yang dilakukan setiap pekan di Milanello memberikan dampak yang nyata di lapangan.

- REUTERS/Daniele Mascolo
Salah satu pendekatan yang sering digunakan Allegri adalah memaksimalkan kualitas para pengambil sepak pojok tim. Dalam hal ini, pemain berpengalaman seperti Modric serta bek muda Davide Bartesaghi kerap dipercaya untuk mengirimkan bola ke area berbahaya.
Load more