GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Mees Hilgers Jadi Korban, Pengamat Belanda Kini Serang Maarten Paes usai Ajax Gagal Menang Lagi

Pengamat sepak bola Belanda kembali mengkritik pemain Timnas Indonesia. Setelah Mees Hilgers di tahun lalu, Maarten Paes kini menjadi korban serangannya setelah Ajax Amsterdam gagal menang lagi.
Senin, 2 Maret 2026 - 09:39 WIB
Maarten Paes Akui Kekurangan Ini di Ajax
Sumber :
  • Ajax

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Belanda kembali mengkritik pemain Timnas Indonesia. Setelah Mees Hilgers di tahun lalu, Maarten Paes kini menjadi korban serangannya setelah Ajax Amsterdam gagal menang lagi.

Paes melakoni laga keduanya bersama klub ibu kota Belanda, Ajax, pada Minggu (1/3/2026) kemarin. Pada laga debutnya, dia gagal memberikan kemenangan atas NEC Nijmegen yang berakhir imbang 1-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara personal, Paes tampil cukup mengesankan dengan melakukan enam penyelamatan dalam laga debutnya. Namun, kekurangannya dalam membangun serangan membuatnya menjadi sasaran kritikan.

Ketangguhan Maarten Paes di bawah mistar kembali terbukti dalam duel kontra PEC Zwolle kemarin. Dia melakukan dua penyelamatan dan mencatatkan rating tertinggi di skuad Ajax, yaitu 8,3, menurut penilaian penyedia statistik Sofascore.

Paes juga aktif dalam pembangunan serangan dengan rasio kesuksesan 78 persen dalam umpan-umpannya. Dia mencoba melakukan umpan panjang 14 kali, namun hanya enam di antaranya yang sukses alias memiliki rasio kesuksesan 43 persen dalam melakukan umpan panjang ini.

Walau begitu, performa Paes tampaknya belum cukup untuk memesona semua orang. Dia masih menjadi sasaran kritikan pengamat sepak bola Belanda, Kenneth Perez.

Menurut mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut, Paes adalah pembuat masalah terbesar di pos penjaga gawang untuk Ajax. Kemampuannya untuk membangun serangan dianggap masih kurang.

“Anda memiliki pembuat masalah terbesar di bawah mistar sepanjang ingatan,” kata Perez tentang Paes dalam acara Dit Was Het Weekend di ESPN, sebagaimana dilansir Voetbal International.

“Dia memainkan bola-bola tergila. Dan sangat lemah. Anda harus memainkan umpan akurat atau tidak sama sekali. Begitulah yang selalu terjadi di Ajax,” tambahnya.

Pendapat Perez, pria berkebangsaan Denmark yang menghabiskan hampir seluruh kariernya di Liga Belanda, disetujui oleh pengamat sepak bola Belanda lainnya, Marciano Vink. Perez menilai bahwa kualitas Paes tidak memenuhi standar Ajax.

"Lihat ini, Marciano," kata Perez, berbicara kepada Vink. "Dia bermain seperti kiper Ajax. Dia belum pernah melakukan ini sebelumnya. Dia adalah kiper yang tidak perlu membangun serangan sampai dia datang ke Ajax."

Dalam beberapa momen, Paes terlihat memainkan bola yang berisiko. Menurut Vink, itu bukanlah hal yang bisa diterima sebagai penjaga gawang Ajax.

"Ayolah, itu tidak bisa diterima untuk seorang kiper Ajax,” tandas Vink kepada Perez.

"Anda kehilangan penguasaan bola 157 kali. Dalam pertandingan Eredivisie rata-rata untuk tim di posisi terbawah, ada antara 100 dan 120 kehilangan bola. NAC kehilangan 140 kali akhir pekan ini," sambungnya.

Mees Hilgers dikritik Kenneth Perez
Mees Hilgers dikritik Kenneth Perez
Sumber :
  • Ajax Amsterdam & AFC

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Kenneth Perez adalah sosok yang familiar terhadap pemain Timnas Indonesia lainnya, Mees Hilgers. Pada tahun lalu, dia pernah mengkritik habis-habisan bek FC Twente itu karena dianggap besar kepala sejak menjadi pemain Timnas Indonesia.

"Entah apa yang terjadi kepadanya [Hilgers] sejak menjadi pemain internasional [Timnas Indonesia] untuk Indonesia. Ia pikir ia bintang dunia. 'Lihat betapa kuatnya saya.' Namun ia selalu kalah dalam duel dengan [pemain Ajax, Brian] Brobbey!" kata Perez pada Mei 2025. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, penyabab Utama Polda Metro Jaya menahan tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan
Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dasco mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Piala AFF U-17 2026. Salah satu langkah yang direncanakan ... -
KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dalang dibalik dugaan pengkodisian para saksi untuk bicara tidak jujur saat diminta keterangan terkait kasus Sudewo.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

Konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di GBK.
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee resmi dilakukan penahanan usai diperiksa sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hasil ini bukan hanya mempermalukan
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Selebgram Nabilah O’Brien yang juga pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang buka suara usai menjadi korban pencurian tetapi justru ditetapkan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT