GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Lloyd Kelly Dikartu Merah di Leg Kedua Juventus Vs Galatasaray pada Playoff 16 Besar Liga Champions

UEFA menjelaskan alasan Lloyd Kelly dikartu merah pada laga leg kedua Juventus kontra Galatasaray. I Bianconeri gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions akibat ketiadaannya.
Kamis, 26 Februari 2026 - 07:22 WIB
Lloyd Kelly dikartu merah wasit Joao Pinheiro dalam laga Juventus kontra Galatasaray
Sumber :
  • REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Jakarta, tvOnenews.com - UEFA menjelaskan alasan Lloyd Kelly dikartu merah pada laga leg kedua Juventus kontra Galatasaray. I Bianconeri gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions akibat ketiadaannya.

Si Nyonya Tua berhasil bangkit dari ketertinggalan 2-5 pada leg pertama. Mereka unggul tiga gol pada waktu normal dengan skor 3-0 pada duel kedua di Allianz Stadium, Turin, Kamis (26/2/2026) dini hari tadi WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol penalti Manuel Locatelli menyalakan harapan di babak pertama. Namun, Juventus kehilangan Kelly yang dikartu merah langsung oleh wasit Joao Pinheiro pada menit ke-48.

Si Nyonya Tua berupaya bangkit dan berhasil menyamakan agregat menjadi 5-5 berkat gol-gol Federico Gatti dan Weston McKennie. Duel pun diteruskan di masa injury time.

Sempat punya peluang emas melalui Edon Zhegrova, Juve kebobolan di masa injury time babak pertama melalui Victor Osimhen. Kalah jumlah pemain dan kelelahan pada akhirnya berdampak kepada tim asuhan Luciano Spalletti.

Semenit sebelum laga berakhir, Galatasaray mencetak gol lagi melalui Baris Yilmaz. Duel berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Bianconeri, namun Galatasaray yang lolos dengan agregat 7-5.

Ketiadaan Lloyd Kelly sempat terlihat tidak begitu kentara di babak kedua. Namun, itu berdampak untuk jangka panjang.

Kartu merahnya diprotes keras oleh pihak Juve dan sempat menjadi perdebatan publik di media sosial. UEFA kemudian menjelaskan mengapa Kelly diusir wasit Joao Pinheiro.

“Pemain Juventus, nomor 6 [Kelly], menggunakan pul sepatunya, melakukan kontak yang keras dan tidak adil kepada pergelangan kaki kiri lawannya, yang jelas membahayakan keselamatan lawannya,” tulis UEFA, dilansir Football-Italia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelly berupaya untuk memenangkan duel udara kontra Yilmaz dalam situasi tersebut. Namun, setelah menanduk bola, dia mendaratkan kakinya di pergelangan kaki pemain Galatasaray tersebut.

Terlepas dari indikasi sengaja atau tidak, wasit menilai bahwa itu adalah pelanggaran. Lloyd Kelly pada awalnya menerima kartu kuning kedua, namun dikoreksi menjadi kartu merah langsung setelah peninjauan melalui VAR. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT