GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyesalan Mendalam Cristian Chivu usai Inter Milan Disingkirkan Bodo/Glimt dari Liga Champions

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memiliki penyesalan mendalam setelah kekalahan dari Bodo/Glimt di Liga Champions. Mereka tersingkir dari babak playoff 16 besar setelah ini.
Rabu, 25 Februari 2026 - 11:51 WIB
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memiliki penyesalan mendalam setelah kekalahan dari Bodo/Glimt di Liga Champions. Mereka tersingkir dari babak playoff 16 besar setelah ini.

I Nerazzurri sudah dihadapkan dengan tugas berat pada saat menjamu Bodo/Glimt di Stadio San Siro, Rabu (25/2/2026) dini hari tadi WIB. Sebab, mereka sudah tertinggal 1-3 dari leg pertama di Norwegia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inter membutuhkan setidaknya dua gol untuk sekadar menjaga asa lolos. Namun, mereka justru tidak mampu mencetak gol sama sekali di babak pertama.

Pada paruh kedua, ketika Manuel Akanji membuat kesalahan, Bodo/Glimt sukses memaksimalkan kesalahan. Jens Petter Hauge menyelesaikan peluang dan membantu tim tamu menjauh secara agregat menjadi 4-1.

Berusaha mengejar, Inter malah kebobolan lagi pada menit ke-72 melalui Hakon Evjen. Alessandro Bastoni sempat mencetak gol penghibur pada empat menit kemudian, namun duel berakhir dengan skor 1-2 untuk kekalahan tuan rumah.

Bodo/Glimt lolos dengan agregat 5-2 selagi Inter harus mengakhiri kiprahnya di fase ini. Pelatih Cristian Chivu pun mengakui punya penyesalan mendalam setelah laga.

Penampilan Nicolo Barella menjadi sorotan dan eks pelatih Liga Italia, Fabio Capello, mengajukan pertanyaan kepada Chivu soal penempatan sang gelandang. Barella terlihat lebih ke belakang ketimbang Piotr Zielinski.

“Kami mencoba menerobos lini tengah dan penyerang mereka di belakang garis pertahanan, saya meminta mereka untuk mengoper bola lebih cepat, lebih banyak umpan silang untuk mengacaukan formasi 4-4-2 yang rapat dan terorganisir dengan baik,” jawab Chivu kepada Capello di Sky Sport Italia.

Inter Milan beberapa kali merangsek ke kotak penalti, namun kesulitan untuk mendapatkan hasil akhir yang diinginkan. Chivu mengaku menyesal karena tak mampu memanfaatkannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Beberapa kali kami masuk ke kotak penalti, ada situasi penting, tetapi kami tidak menemukan umpan yang tepat atau berhasil melepaskan diri dari penjagaan lawan. Ada banyak tendangan sudut, tetapi dengan efisiensi yang lebih tinggi, kami bisa mencetak gol di sana,” kata Chivu.

“Kami memiliki kekuatan dan kelemahan tertentu, sayang sekali kami tidak mencetak gol lebih awal, karena itu akan memberikan tekanan yang jauh lebih besar,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT