Gagal Catat Clean Sheet saat Debut untuk Ajax, Maarten Paes Panen Kritikan dari Suporter Belanda
- Instagram @afcajax
tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mendapat kritikan tajam dari suporter Belanda setelah gagal catatkan clean sheet bagi klubnya, Ajax Amsterdam.
Pasalnya, ini merupakan laga debut Maarten Paes bersama Ajax sekaligus menghadapi mantan timnya empat tahun lalu yakni NEC Nijmegen yang kini di papan atas Eredivisie.
Ajax Amsterdam menjamu NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie di Johan Cruijff Arena, Sabtu (21/2) yang berkesudahan sama kuat 1-1 bagi kedua tim.
Namun, dinamika sudah terjadi sebelum laga dimulai bagi Ajax. Kiper baru mereka Maarten Paes yang masih beradaptasi langsung diturunkan pelatih Fred Grim.
Pasalnya, kiper utama De Godenzonen Vitezslav Jaros mengalami cedera di tengah sesi latihan. Penjaga gawang pinjaman dari Liverpool ini bahkan diprediksi absen sampai akhir musim.
Berkaca dari situasi itu, mau tidak mau Ajax Amsterdam memainkan Maarten Paes yang belum sepenuhnya fit usai didatangkan dari kontestan MLS, FC Dallas.
Gawang Maarten Paes sempat dibobol oleh pemain NEC Nijmegen Sami Ouaissa pada menit ke-24. Beruntung, wasit melalui VAR menganulir gol tersebut karena offside.
Ajax Amsterdam yang justru mengambil keunggulan terlebih dahulu melalui Mika Godts pada menit ke-29. Skor 1-0 bertahan hingga jeda babak pertama.

- Ajax Amsterdam Official
NEC Nijmegen kemudian menyamakan kedudukan hanya 12 menit setelah babak kedua dimulai. Darko Nejasmic memanfaatkan kemelut di depan gawang Maarten Paes.
Di laga itu, Maarten Paes melakukan tujuh kali save dengan yang paling krusial adalah ketika mementahkan sundulan Ahmetcan Kaplan pada babak tambahan waktu.
Skor tidak berubah sama kuat 1-1 bagi kedua tim. Hasil itu membuat posisi mereka di klasemen Eredivisie tak berubah dengan NEC Nijmegen ketiga dan Ajax tepat di bawahnya.
Selepas pertandingan, Maarten Paes mengakui bahwa dirinya sedikit kecewa di laga debutnya. Selain gagal bawa Ajax menang, ia juga lakukan beberapa kesalahan.
“Sebagai Ajax, Anda selalu harus menang di kandang melawan NEC,” ucap Paes saat diwawancarai oleh ESPN.
"Terutama dalam situasi kita sekarang: berjuang untuk posisi kedua. Secara pribadi, dari segi penjaga gawang, itu bagus, tetapi saya memang melakukan beberapa kesalahan kecil pada bola. Tapi sudah lama sejak saya bermain, jadi itu akan kembali,“ lanjutnya.
Kesalahan kecil itulah yang membuat suporter Belanda khususnya Ajax Amsterdam sedikit kesal. Apalagi ada momen yang menunjukkan jika Maarten Paes salah membuang bola.
Terlihat dalam laga itu, bola tendangan jauh yang seharusnya mengarah ke rekan setim, justru jatuh di kaki lawan. Hal inilah yang membuat lini bertahan Ajax digempur habis.
“Untuk seorang kiper yang belum memiliki ritme permainan yang baik, pertandingan pertamanya sangat bagus, beberapa umpannya berisiko tetapi secara keseluruhan solid,“ ujar Intec2.0 di Ajax Show Time.
“Saya rasa saya belum pernah melihat seorang kiper melakukan sapuan dan operan yang seburuk dan sebodoh ini. Hampir semua bola jatuh ke kaki pemain NEC. Saya harap itu karena demam panggung, tetapi saya khawatir akan hal terburuk,” papar Kryptonit.
“Gaya yang sama. Dia harus berhati-hati agar tidak menendang terlalu sembarangan, sehingga bola bergulir di lapangan, yang bisa mengancam nyawa jika ada penyerang lawan di dekatnya,” ungkap tadicXXX.
“Penyelamatan yang bagus, tetapi permainan membangun serangan benar-benar bodoh. Mengulang umpan melalui tengah lapangan seharusnya menjadi gol, tetapi itu hanya menciptakan tekanan pada pertahanan mereka sendiri dan menciptakan peluang bagi lawan,” jelas Maar7en.

- instagram.com/afcajax
Lebih jauh lagi, bahkan ada satu fans Ajax Amsterdam yang berharap jika pelatih Fred Grim tidak menjadikan Maarten Paes sebagai kiper utama musim depan.
“Semoga dia (Paes) bukan kiper pertama kita musim depan. Karena ini pertandingan pertamanya, saya akan bersikap lunak, tetapi ini jelas tidak akan menghasilkan poin!,“ kata Robbie78 di Ajax Show Time.
Kendati demikian, ada juga suporter Ajax Amsterdam yang memberi masukan kepada Maarten Paes terkait antisipasi bola dan serangan lawan untuk laga berikutnya.
“Tempatkan seorang pemain di tiang jauh. Sebagai penjaga gawang, Anda kemudian dapat fokus bergerak maju dan mengantisipasi. Anda lebih stabil saat bergerak maju daripada mundur,“ beber Ajacider.
“Satu-satunya kritik saya, tetapi ini juga terjadi pada banyak penjaga gawang saat ini, adalah bola-bola tinggi yang berjarak 20 detik, bukankah seharusnya bisa diantisipasi? Ini juga akan memberikan penjaga gawang keunggulan tambahan dalam pertahanannya? Saya merasa ada beberapa momen hari ini di mana hal itu mungkin dilakukan, tetapi dia tetap berdiri tegak,“ tegas AFCAjaxJP9.
(han)
Load more