News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inter Milan Gigit Jari! Klausul Sakti Real Madrid Paksa Nerazzurri Kubur Mimpi Rekrut Jelmaan Lionel Messi di Bursa Transfer

Ketertarikan Inter Milan terhadap Nico Paz akhirnya harus berakhir sebelum sempat benar-benar dimulai. Harapan untuk memboyong bintang muda Como itu pupus.
Minggu, 8 Februari 2026 - 09:04 WIB
Bintang Como FC, Nico Paz
Sumber :
  • comofootball.com

Jakarta, tvOnenews.com – Ketertarikan Inter Milan terhadap Nico Paz akhirnya harus berakhir sebelum sempat benar-benar dimulai. Harapan Nerazzurri untuk memboyong bintang muda Como itu pupus seiring langkah tegas Real Madrid yang hampir pasti mengaktifkan klausul pembelian kembali.

Selama beberapa musim terakhir, Nico Paz memang menjadi salah satu nama yang diam-diam menarik perhatian manajemen Inter. Performa konsistennya bersama Como di Serie A membuat banyak pihak melihatnya sebagai investasi masa depan yang menjanjikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di internal Inter, kekaguman terhadap gelandang berdarah Argentina tersebut bukan sekadar wacana. Bahkan, wakil presiden klub Javier Zanetti disebut memiliki ketertarikan personal terhadap sang pemain muda.

Namun, situasi kontrak Nico Paz menjadi penghalang utama bagi ambisi Inter. Real Madrid selaku pemilik klausul pembelian kembali memegang kendali penuh atas masa depan pemain berusia 21 tahun itu.

Saat Nico Paz dilepas ke Como, Real Madrid dengan cermat menyisipkan klausul pembelian kembali dalam kesepakatan transfer. Klausul tersebut kini menjadi senjata utama Los Blancos untuk menarik sang pemain pulang ke Spanyol.

Laporan dari media Italia, L’Interista, menyebutkan bahwa Real Madrid semakin dekat untuk mengaktifkan klausul tersebut. Langkah ini membuat Inter praktis tidak memiliki ruang manuver di bursa transfer.

Lebih jauh, Real Madrid juga dikabarkan tidak berniat menjual Nico Paz dalam waktu dekat. Klub raksasa Spanyol itu ingin memasukkan sang pemain ke dalam rencana jangka menengah mereka.

Keputusan tersebut secara otomatis menutup pintu bagi Inter Milan. Nerazzurri harus menerima kenyataan bahwa target yang mereka incar tak lagi tersedia di pasaran.

Bagi Inter, Nico Paz sebelumnya dinilai sebagai profil ideal untuk memperkuat sektor kreatif lini tengah. Kombinasi visi bermain, teknik tinggi, dan kecerdasan membaca permainan membuatnya masuk dalam kategori pemain langka.

Meski demikian, kegagalan mendatangkan Nico Paz tidak membuat Inter kehilangan arah. Klub tetap bergerak aktif menyusun strategi baru untuk memperkuat skuad pada bursa transfer musim panas mendatang.

Manajemen Inter diketahui masih memantau sejumlah nama lain yang memiliki karakter serupa. Fokus mereka tetap pada pemain muda dengan potensi berkembang serta nilai jangka panjang.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa bursa transfer tidak hanya soal minat dan kebutuhan teknis. Faktor kontrak, klausul, serta keputusan klub pemilik kerap menjadi penentu utama.

Sementara itu, bagi Nico Paz, jalur kariernya tampak semakin jelas. Setelah mencuri perhatian bersama Como, ia kini bersiap kembali ke Real Madrid untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.

Inter Milan pun harus kembali menyusun ulang peta perburuan pemain mereka. Dengan waktu yang masih tersedia sebelum bursa transfer dibuka, Nerazzurri diharapkan mampu menemukan solusi yang tak kalah strategis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Nico Paz menjadi potret dinamika transfer modern yang sarat kalkulasi. Di tengah ambisi klub dan mimpi pemain, keputusan akhir sering kali berada di tangan pihak yang paling siap secara strategis.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT