GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omongan Jujur Pelatih Cremonese usai Lihat Emil Audero Jadi Korban Serangan Petasan Fans Inter Milan

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, memberikan reaksi setelah kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban serangan petasan fans Inter Milan.
Senin, 2 Februari 2026 - 10:41 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero di Cremonese
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Cremonese, Davide Nicola, memberikan reaksi setelah Emil Audero menjadi korban serangan petasan fans Inter Milan. Sang kiper Timnas Indonesia mengalaminya di laga lanjutan Liga Italia 2025-2026.

I Grigiorossi menjamu Nerazzurri di Stadio Giovanni Zini pada Senin (2/2/2026) dini hari tadi WIB. Inter berhasil menang dengan skor 2-0 berkat gol-gol dari Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua gol tersebut tercipta di awal permainan. Namun, insiden tak terduga justru terjadi awal babak kedua.

Pada menit ke-49, sebuah petasan dilempar dari tribun tandang yang diisi oleh para fans Inter Milan. Itu hampir melukai Audero.

Sang kiper Timnas Indonesia dilaporkan menderita luka kecil, sebagaimana warta dari media-media Italia. Namun, Audero masih tetap bisa melanjutkan permainan.

Eks kiper Inter Milan dan Juventus itu menjadi sorotan setelah pertandingan hingga para tokoh penting angkat bicara. Presiden Inter, Giuseppe Marotta, dan kapten Lautaro Martinez menyampaikan reaksinya setelah laga.

Marotta memuji profesionalisme Audero selagi Lautaro meminta maaf kepada Audero. Aksi tersebut dianggap sebagai gestur yang bodoh.

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, juga angkat bicara setelah pertandingan. Dia mengaku sempat takut bahwa insiden itu akan melukai sang penjaga gawang.

"Saya hanya melihat bagian terakhir dan merasa takut karena saya pikir dia telah dipukul, tetapi kemudian Emil merasa ingin melanjutkan. Saya menyukai keadilan; dia melakukan apa yang menurutnya perlu dan benar untuk melanjutkan,” kata Nicola, dilansir dari situs resmi Cremonese.

“Ini adalah insiden yang dapat diberantas jika kita mau, dan saya mengatakan itu terlepas dari siapa yang melakukannya. Beberapa hal sudah lama, tidak ada yang mengenali dinamika tertentu,” tambahnya.

Nicola pun berharap agar pihak-pihak berwenang bertanggung jawab atas situasi ini. Dia mengharapkan adanya solusi yang tidak merugikan pihaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya meminta mereka yang bertanggung jawab untuk meningkatkan budaya olahraga mereka dan menemukan solusi; saya bukan hakim atas siapa pun," pungkasnya.

Sementara itu, media Italia, La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport, melaporkan bahwa pelaku pelemparan mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat di Cremona. Aksi tersebut membuatnya mengalami luka pada tiga jarinya. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prediksi Ivan Kolev soal Debut John Herdman di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026

Prediksi Ivan Kolev soal Debut John Herdman di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026

Pelatih asal Bulgaria Ivan Kolev memprediksi bahwa pelatih Timnas Indonesia John Herdman akan lebih banyak mengandalkan pemain lokal pada ajang FIFA Series 2026
Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT