AC Milan Sudah Jadi Tim Pemenang, Rossoneri Boleh Bermimpi soal Scudetto Sekarang
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali menunjukkan mental juara setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari dalam lanjutan Serie A. Hasil tersebut bukan hanya menjaga posisi Rossoneri di papan atas, tetapi juga memperkuat keyakinan bahwa Milan kini semakin matang sebagai tim pemenang.
Legenda klub, Alessandro Costacurta, turut angkat bicara seusai pertandingan tersebut. Berbicara kepada Sky Italia, mantan bek andalan Milan itu mengakui bahwa tim asuhan Stefano Pioli kini semakin sulit untuk terus diragukan.
Beberapa hari sebelumnya, Costacurta sempat melontarkan kritik usai kemenangan telak 3-0 atas Hellas Verona. Ia menyoroti proses build-up permainan Milan yang dinilainya belum sepenuhnya meyakinkan, terutama saat menghadapi tekanan lawan.
Kondisi serupa sempat terlihat pada babak pertama laga kontra Cagliari. Milan tampil kurang menggigit dan kesulitan mengembangkan permainan, sehingga laga berjalan relatif datar hingga turun minum.
Meski demikian, Costacurta menilai esensi sebuah tim besar terletak pada kemampuannya meraih kemenangan, bahkan ketika tidak tampil sempurna. “Mudah untuk menyebutkan kekurangan tim ini, tetapi pada akhirnya mereka terus menang dan masih berada di puncak,” ujarnya.
Menurut Costacurta, satu aspek penting dari kemenangan atas Cagliari adalah soliditas lini belakang. Milan kembali mencatatkan clean sheet, sebuah indikator konsistensi yang sangat dibutuhkan dalam perburuan gelar.
“Saya pikir tim ini benar-benar ingin menang dan kembali ke tempat yang seharusnya bagi AC Milan,” kata Costacurta. “Ada clean sheet lagi, dan itu kabar baik, apalagi mereka menghentikan laju Cagliari tanpa benar-benar memberi banyak ruang.”
Babak kedua menjadi titik balik bagi Rossoneri. Milan tampil lebih agresif, lebih rapi, dan akhirnya memecah kebuntuan melalui skema serangan vertikal yang efektif.
Gol tunggal Milan memang tak lepas dari sedikit keberuntungan setelah bek Cagliari terpeleset. Namun, bagi Costacurta, situasi tersebut tetap lahir dari keberanian Milan memainkan bola ke depan dengan cepat.
“Milan memasuki babak kedua dengan lebih baik dibanding Cagliari,” jelas Costacurta. “Setelah mencetak gol, mereka mengontrol permainan tanpa mengambil risiko yang tidak perlu.”
Load more