News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Konyol 1 Bintang AC Milan saat Lawan Lazio, Solo Run Mirip Maradona tapi Endingnya Bikin Terpingkal

Youssouf Fofana kembali menjadi sorotan setelah aksinya yang spektakuler sekaligus mengundang tawa saat AC Milan mengalahkan Lazio.
Minggu, 30 November 2025 - 22:12 WIB
Pemain AC Milan, Youssouf Fofana
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Jakarta, tvOnenews.com - Youssouf Fofana kembali menjadi sorotan setelah aksinya yang spektakuler sekaligus mengundang tawa saat AC Milan mengalahkan Lazio. Penampilannya benar-benar menggambarkan musimnya yang penuh pasang surut sejauh ini.

Gelandang asal Prancis itu tampil energik sejak awal pertandingan dan berkali-kali memutus aliran bola lawan. Namun, ketika harus mengolah bola dan membangun serangan, sentuhannya masih sering tidak konsisten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim ini memang belum berjalan mulus bagi Fofana. Ia kerap tampil solid dalam bertahan, tetapi belum menemukan ritme terbaik ketika membawa bola ke depan.

Contoh paling segar terlihat pada babak kedua laga kontra Lazio. Dalam situasi Milan tengah ditekan, Fofana justru nekat mengambil inisiatif seorang diri.

Ia melakukan solo run panjang dari setengah lapangan Milan menuju kotak penalti Lazio dengan penuh percaya diri. Gerakannya memukau karena ia sempat melakukan tipuan yang membuat dua pemain lawan terkecoh.

Beberapa detik kemudian, ia berada di posisi ideal untuk melepaskan tembakan ke gawang. Publik San Siro bahkan sudah bersiap berdiri menantikan gol spektakuler yang mungkin tercipta.

Namun, momen itu seketika berubah menjadi adegan menggelikan ketika Fofana justru menyentuh bola dengan kaki satunya sebelum menendang. Bola pun lepas dari kontrol dan peluang emas itu hilang begitu saja.

Adegan tersebut menjadi simbol betapa musim Fofana masih dipenuhi ketidakstabilan. Ia bisa melakukan sesuatu yang brilian dalam satu detik, tetapi merusaknya seketika karena kurang tenang.

Meski begitu, aksi tersebut menunjukkan ambisinya untuk memberi kontribusi lebih bagi tim. Ia tidak takut mengambil risiko meskipun tahu sorotan besar selalu mengikutinya.

Usai pertandingan, Fofana diminta menanggapi start lambatnya di laga tersebut. Sang gelandang hanya tertawa kecil dan mengakui dengan jujur bahwa ia memang harus memperbaiki kualitas permainannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jawaban itu memperlihatkan sisi humanis seorang pemain yang sadar akan kekurangan dirinya. Ia memahami bahwa kritik tidak bisa dihindari, tetapi justru menjadikannya motivasi untuk berkembang.

Bagi Milan, performa Fofana tetap membawa harapan karena energinya sangat dibutuhkan di lini tengah. Jika ia mampu menemukan ketenangan dalam penguasaan bola, bukan tidak mungkin ledakan terbaiknya akan muncul pada paruh musim berikutnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT