News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Erik ten Hag dan Nemanja Matic Kecam Penjualan Scott McTominay dari Manchester United ke Napoli: MU Bikin Kesalahan 

Keputusan Manchester United (MU) menjual Scott McTominay terus menuai kritik. Kali ini Nemanja Matic dan Erik ten Hag bersikeras bahwa klub seharusnya tidak menjualnya.
Rabu, 19 November 2025 - 23:51 WIB
Scott McTominay bersinar di Napoli setelah tinggalkan Manchester United
Sumber :
  • ANTARA/SSCNapoli

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Manchester United (MU) menjual Scott McTominay terus menuai kritik. Kali ini Nemanja Matic dan Erik ten Hag bersikeras bahwa klub seharusnya tidak menjualnya.

Seperti diketahui, Manchester United menerima tawaran Napoli untuk McTominay pada 2024. Setan Merah pun menerima kesepakatan karena dapat keuntungan besar dari penjualan sang pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MU menyetujui kepindahannya McTominay senilai 30 juta euro atau sekitar Rp579 miliar ke Napoli. Setelah dijual, sang gelandang telah bertransformasi bersama Partenopei di bawah asuhan Antonio Conte.

Scott McTominay rayakan gol Napoli ke gawang Inter Milan
Scott McTominay rayakan gol Napoli ke gawang Inter Milan
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

 

McTominay berkembang pesat di peran yang lebih maju dan menjadi salah satu pemain terbaik Serie A. Ia mencetak 17 gol dalam 50 pertandingan, satu Scudetto, dan penghargaan Pemain Terbaik Liga Italia.

Hal itu semakin memperkuat anggapan bahwa Manchester United salah menilai sang pemain. Mantan pemain MU, Nemanja Matic, pun mengecam 'kesalahan' Setan Merah dalam menjual McTominay.

Matic yang pernah lima musim bersama McTominay di Old Trafford, tidak menyembunyikan rasa frustrasinya saat itu. 

Scott McTominay bawa Napoli kalahkan Sassuolo
Scott McTominay bawa Napoli kalahkan Sassuolo
Sumber :
  • REUTERS/Ciro De Luca

 

Pemain asal Serbia itu menyatakan di X bahwa MU telah "membuat kesalahan" dengan menjualnya, dan memuji Conte karena mengakui kualitas pemain Skotlandia itu.

Sementara Erik Ten Hag kemudian mengakui bahwa ia setuju. Berbicara tak lama setelah klaim Matic, pelatih asal Belanda itu menjelaskan bahwa regulasi keuangan memaksa MU untuk bertindak. 

Menjual lulusan akademi dihitung sebagai "keuntungan 100 persen" berdasarkan aturan PSR Liga Primer. Hal itu memberikan klub insentif yang kuat untuk melepas pemain lokal.

"Itu bukan hal yang benar untuk dilakukan," kata Ten Hag.

Ia menambahkan bahwa MU seharusnya tidak kehilangan dia, mengingat hubungan jangka panjang McTominay dengan klub. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia punya Manchester United dalam dirinya... tetapi aturan membuat keputusan ini perlu," tandasnya.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT