News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Calvin Verdonk Dikritik Habis-habisan Media Prancis Usai LOSC Lille Kalah dari Red Star Belgrade di Liga Europa

Calvin Verdonk gagal selamatkan LOSC Lille dari kekalahan saat bertamu ke markas Red Star Belgrade di Liga Europa 2025-2026.
Jumat, 7 November 2025 - 15:00 WIB
Calvin Verdonk gagal selamatkan LOSC Lille dari kekalahan saat bertamu ke markas Red Star Belgrade di Liga Europa 2025-2026.
Sumber :
  • Instagram/Calvin Verdonk

Jakarta, tvOnenews.com - Penggawa Timnas Indonesia, Calvin Verdonk dikritik habis-habisan media Prancis usai timnya, LOSC Lille menelan kekalahan di ajang Liga Europa 2025-2026 dini hari tadi. 

Lille mendapat hasil negatif saat bertamu ke markas klub Serbia, Red Star Belgrade. Tim arahan Vladan Milojevic kalah dengan skor tipis 0-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Calvin Verdonk gagal selamatkan LOSC Lille dari kekalahan saat bertamu ke markas Red Star Belgrade di Liga Europa 2025-2026.
Calvin Verdonk gagal selamatkan LOSC Lille dari kekalahan saat bertamu ke markas Red Star Belgrade di Liga Europa 2025-2026.
Sumber :
  • Instagram/LOSC Lille

 

Salah satu media Prancis, Lepetitlillois, menyoroti permainan LOSC Lille saat kalah di markas Red Star Belgrade dini hari tadi. Sejumlah pemain dinilai tak tampil optimal pada laga tersebut.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Calvin Verdonk. Bek Timnas Indonesia itu jadi salah satu yang ditunjuk untuk mengisi starting line up.

Verdonk yang bertugas sebagai fullback sebenarnya bermain cukup baik. Dia beberapa kali membantu lini serang untuk menciptakan peluang.

Terutama di babak pertama, kerjasama apiknya dengan Ayyoub Bouaddi beberapa kali menjadi ancaman serius ke lini pertahanan lawan.

Namun, di babak kedua Verdonk terlihat lebih fokus berada di lini pertahanan. Sang pemain juga dinilai menyia-nyiakan kesempatan bola mati hingga akhirnya ditarik keluar pelatih pada menit ke-86.

Meskipun secara umum tampil impresif dalam serangannya, terutama dalam kombinasinya dengan Ayyoub Bouaddi, pemain Indonesia ini menyia-nyiakan semua bola mati LOSC," tulis Lepetitlillois.

"Ia kemudian lebih fokus pada tugas bertahannya di babak kedua. Performa yang kurang positif inilah yang membuatnya digantikan di akhir pertandingan (Perraud, menit ke-86)," lanjut media tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai catatan, kekalahan dari Red Star Belgrade dini hari tadi membuat Lille tertahan di peringkat ke-19. Mereka mengoleksi enam poin dari empat pertandingan yang dimainkan.

(aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT