News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! Pemain Diaspora yang Bisa Jadi The Next Thom Haye di Timnas Indonesia dengan Nama Lokal Ini Diganjar 'Hadiah' oleh Klub Eropa: Saya akan...

Pemain diaspora yang memiliki nama lokal ini resmi diganjar 'hadiah' oleh klub liga top Eropa. Dalam hal ini, gelandang yang bisa jadi The Next Thom Haye di Timnas Indonesia itu mendapatkan perpanjangan kontrak profesional berkat performanya yang menjanjikan.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:04 WIB
Pemain Diaspora yang Bisa Jadi The Next Thom Haye di Timnas Indonesia, Jismerai Dillema
Sumber :
  • FC Groningen

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain diaspora yang memiliki nama lokal ini resmi diganjar 'hadiah' oleh klub liga top Eropa. Dalam hal ini, gelandang yang bisa jadi 'The Next' Thom Haye di Timnas Indonesia itu mendapatkan perpanjangan kontrak profesional berkat performanya yang menjanjikan.

Diketahui sebelumnya, Thom Haye menjadi bagian dari skuad Garuda yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Kepastian itu setelah Indonesia meraih hasil mengecewakan pada dua laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thom Haye yang selalu dimainkan oleh Patrick Kluivert dalam dua laga itu (pengganti saat melawan Arab Saudi), tak mampu menyelamatkan tim Merah Putih dari kekalahan kontra Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) pada 9 serta 12 Oktober 2025 kemarin.

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Thom Haye
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Thom Haye
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

Atas dua kekalahan tersebut, Timnas Indonesia pun finis di posisi ketiga alias juru kunci Grup B tanpa poin satu pun. Tim besutan Patrick Kluivert itu harus tersingkir dalam perebutan tiket ke Piala Dunia 2026.

Sebagai informasi, hanya juara grup yang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dari putaran keempat zona Asia ini. Sementara peringkat kedua lanjut ke putaran kelima, lalu posisi ketiga langsung gugur.

Setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026, Thom Haye sendiri berpeluang masih akan diandalkan di beberapa ajang. Sebut saja seperti Piala AFF 2026, Piala Asia 2027 hingga Kualifikasi Piala Dunia 2030.

Gelandang kreatif berusia 30 tahun itu memang masih dibutuhkan jasanya. Pemain dengan 17 caps dan 2 gol untuk Timnas Indonesia senior itu kerap menjadi tulang punggung lini tengah skuad Garuda.

Peran Thom Haye sangat vital di Timnas Indonesia. Selain memiliki visi bermain menjanjikan yang membuat lini tengah stabil, dia juga jago dalam mengalirkan umpan-umpan kunci hingga rajin membantu pertahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di usianya yang sudah menginjak 30 tahun, Thom Haye berpotensi tidak dipanggil lagi untuk mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2030. Sehingga, dibutuhkan sosok penerus dari sang Profesor.

Meskipun belum diketahui apakah Thom Haye masih akan bermain atau tidak di Kualifikasi Piala Dunia 2030 nanti, namun PSSI tidak salah untuk mempersiapkan sosok calon penerus gelandang asal Belanda itu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT