GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung VAR, Mantan Wasit Liga Italia Klaim Juventus Dirugikan Dua Keputusan Wasit saat Ditahan Hellas Verona 1-1

Seorang mantan wasit Liga Italia mengutarakan rasa herannya ketika Juventus menghadapi Hellas Verona dalam lanjutan Serie A 2025-2026.
Minggu, 21 September 2025 - 09:58 WIB
Wasit Antonio Rapuano pimpin laga Juventus kontra Hellas Verona
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang mantan wasit Liga Italia mengutarakan rasa herannya ketika Juventus menghadapi Hellas Verona dalam lanjutan Serie A 2025-2026.

I Bianconeri bertandang ke Stadio MarcAntonio Bentegodi untuk menghadapi Verona d alam laga pekan keempat Serie A, Sabtu (20/9/2025) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka baru saja melalui pekan yang sibuk usai meraih kemenangan 4-3 atas Inter Milan dan bermain imbang 4-4 melawan Borussia Dortmund.

Dusan Vlahovic merayakan gol Juventus ke gawang Borussia Dortmund
Dusan Vlahovic merayakan gol Juventus ke gawang Borussia Dortmund
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

 

Dari kedua laga tersebut, tiga gol diciptakan oleh Juventus, yang berhasil menyelamatkan tiga poin atas Inter dan satu poin dari Dortmund.

Dalam laga di Verona, Juve tampak akan menguasai permainan setelah Francisco Conceicao sukses membuka skor pada menit ke-19.

Namun, situasi berubah menjelang jeda turun minum setelah Joao Mario melakukan handball di kotak terlarang.

Wasit melihat ulang VAR dan memutuskan memberikan penalti yang sukses diselesaikan Gift Orban pada menit ke-44.

Mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, mengkritisi pemberian hadiah penalti dari Antonio Rapuano sebagai pemimpin laga ini.

Francisco Conceicao rayakan gol Juventus ke gawang Hellas Verona
Francisco Conceicao rayakan gol Juventus ke gawang Hellas Verona
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

 

Menurutnya, keputusan Rapuano terlalu keras untuk Mario, yang menutup mata pada saat bola jatuh ke tangannya, sehingga itu tidak bisa dianggap sebagai kesengajaan.

“Penalti diberikan setelah menilai ulang melalui VAR yang memperlihatkan sentuhan oleh lengan Joao Mario,” mata Marelli kepada DAZN, dikutip dari TuttoJuve.

“Jika disorot lebih seksama soal sikap Joao Mario, dia menutup matanya, dan bola tiba-tiba jatuh ke tangannya,” tambahnya.

“Saya tidak sepakat dengan keputusan: itu adalah bola yang tidak diduga dan tidak seharusnya dihukum. Dia tidak bisa tahu ke mana bola akan jatuh,” sambung Marelli.

Satu hal yang jadi perdebatan adalah ketika Gift Orban melakukan sikutan kepada bek Juve, Federico Gatti.

Menurut Marelli, VAR membuat kesalahan karena tidak berusaha mengoreksi kartu kuning yang dikeluarkan oleh Rapuano.

Gift Orban mencetak gol ke gawang Michele Di Gregorio dalam laga Hellas Verona vs Juventus
Gift Orban mencetak gol ke gawang Michele Di Gregorio dalam laga Hellas Verona vs Juventus
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

 

Itu bisa diperdebatkan, menurutnya, karena Orban dinilai tidak mencari bola dan lengannya kemudian menyikut Gatti. Jadi, sang pemain Verona seharusnya dikartu merah.

“Situasi itu bisa diperdebatkan. Rapuano memberikan kartu kuning namun VAR tidak mencabutnya,” kata Marelli.

“Orban tidak melihat kepada bola. Itu terlihat seperti dia mengincar kepalanya. Dampaknya tidak langsung, namun mengenai pundak, keputusan yang tepat untuk ini seharusnya kartu merah,” tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luca Marelli menyebut bahwa itu adalah sebuah tindakan kekerasan karena sikutan terhadap Gatti.

“Kartu kuning adalah pengurangan dari hukuman yang pantas diberikan untuknya. VAR mungkin tidak mengintervensi untuk menilai ulang apakah pemain menggunakan tangan yang tertutup atau terbuka: jika yang terjadi adalah yang pertama, maka itu adalah tindak kekerasan,” pungkasnya. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT