News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Ledakan Dekat Garis Demarkasi, Korea Selatan Duga Korea Utara Bakal Bangun Tembok Perbatasan

Korea Selatan melepaskan tembakan sebagai tanggapan terhadap ledakan yang terjadi sebagai cara membela diri dan sebagai peringatan Perjanjian Gencatan Senjata.
Rabu, 16 Oktober 2024 - 21:05 WIB
Korut Ledakkan dua jalan yang menghubungkan bagian utara dan selatan Semenanjung Korea.
Sumber :
  • ANTARA

Seoul, tvOnenews.com - Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) menduga Korea Utara berencana untuk mendirikan tembok perbatasan.

Dugaan tersebut muncul setelah Korea Utara kedapatan meledakkan dua jalan yang menghubungkan bagian utara dan selatan Semenanjung Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Militer Korea Utara melakukan peledakan, yang diduga ditujukan untuk memutus jalan Gyeongui dan Donghae," menurut pernyataan JCS yang dikutip oleh kantor berita Yonhap, dilansir dari laman ANTARA.

"Ledakan terjadi sekitar tengah hari dan terlihat ada kegiatan tambahan menggunakan peralatan berat," lanjut pernyataan tersebut.

Laporan tersebut juga mengatakan ledakan yang terjadi dua jalan yang menghubungkan bagian utara dan selatan Semenanjung Korea hanya berjarak 10 meter dari garis demarkasi yang setara dengan perbatasan.

Menanggapi hal tersebut, militer Korea Selatan mengatakan pihaknya hanya melepaskan tembakan sebagai tanggapan terhadap ledakan yang terjadi.

Tembakan dilepaskan sebagai cara membela diri dan sebagai peringatan terhadap tindakan yang mereka yakini mungkin melanggar Perjanjian Gencatan Senjata.

Sumber yang sama juga mengatakan Korea Selatan meminjamkan Korea Utara material dan peralatan senilai hampir 133 juta dolar AS (sekitar Rp2 triliun) untuk membangun jalan yang sekarang rusak karena dampak ledakan.

Mereka menyebut Pyongyang masih bertanggung jawab untuk membayar kembali pinjaman tersebut.

Seorang pejabat JCS mengatakan bahwa Korut mungkin membangun tembok beton di atas jalan yang diledakkannya sebagai cara untuk menyingkirkan tanda-tanda penyatuan kedua negara.

tvonenews

Pekan lalu, Korut mengumumkan niatnya untuk memisahkan sepenuhnya wilayahnya, dengan mengatakan bahwa mereka telah memperingatkan Amerika Serikat khususnya untuk menghindari kesalahan penilaian dan konflik yang tidak disengaja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pyongyang melihat kerja sama militer Seoul yang erat dengan militer AS sebagai ancaman terhadap keamanannya sendiri.

Pada 2020, Korut mengebom kantor penghubung bersama antar-Korea di perbatasan yang beroperasi di bawah naungan kementerian penyatuan, sebagai tanggapan atas penerbangan massal balon berisi selebaran propaganda anti-Pyongyang dari seberang perbatasan. (ant/aes)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT