News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikap Aneh Topskorer Qatar di Piala Asia, Tak Pernah Tampakan Wajahnya ke Kamera

Keanehan terjadi bukan karena Qatar sebagai tim tuan rumah lolos ke babak 16 besar, melainkan karena pencetak gol satu-satunya di pertandingan itu, Akram Afif.
Kamis, 18 Januari 2024 - 12:03 WIB
Pemain Qatar, Akram Afif tak pernah melihat kamera saat foto tim
Sumber :
  • The AFC

tvOnenews.com - Qatar menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak 16 besar setelah mengalahkan Tajikistan pada Rabu (17/1/2024) kemarin. 

Keanehan terjadi bukan karena tim tuan rumah lolos ke babak 16 besar dengan mudah, melainkan karena pencetak gol satu-satunya di pertandingan itu, Akram Afif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akram Afif tak pernah melihat ke arah kamera baik saat foto tim bahkan selebrasi. Meski tubuhnya mengarah ke kamera, namun Afif sering kali menoleh ke arah lain. 

tvonenews

Tak ada yang tahu alasan dari pemain Al Sadd memilih untuk mengalihkan pandangannya dari kamera. 

Meski seringkali menghindari kamera, ternyata pemain berusia 27 tahun ini menjadi kunci kemenangan bagi Qatar. 

Dia berhasil mencatatkan tiga gol dari dua pertandingan Qatar di dua laga pertama Piala Asia melawan Lebanon dan Tajikistan. 

Qatar pun telah memastikan diri sebagai juara Grup A dan akan menjalani pertandingan terakhir di fase grup melawan China sembari menantikan lawan mereka di babak 16 besar. 

Meski terkesan misterius, ternyata Afif pun mendedikasikan gol ini bagi sang istri. Dia meminta maaf karena sering kehilangan momen bersama keluarga. 

"Saya ingin memberikan pesan ini khusus untuk istri saya dan meminta maaf padanya dan saya dedikasikan gol ini untuknya," kata Afif. 


Akram Afif mencetak gol kemenangan untuk Qatar. Dok. The AFC

Afif pun mengaku tak ingin terlihat sebagai one man show, karena ini adalah hasil kerja keras tim. Bukan hanya golnya saja. 

"Kami adalah tim yang beranggotakan 11 pemain. Saya tidak tampil sendiri, yang saya lakukan adalah hasil jerih payah dan kerja sama rekan-rekan," kata Akram Afif. 

Akram Afif memiliki darah sepak bola dari sang ayah berdarah Yaman, Hassan Afif yang menghabiskan akhir karirnya di Qatar. Akram Afif pun memiliki paspor Qatar dan sempat bermain untuk klub Eropa, Sevilla. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun telah bersama skuad Qatar sejak kelompok umur U-19. Bersama Timnas Qatar, Akram Afif telah mencatatkan 94 pertandingan dan 27 gol. 

Dia pun sosok yang membawa Qatar menjuarai Piala Asia 2019 sekaligus pemain terbaik di edisi tersebut. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT