News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan di Balik Kalidou Koulibaly Terima Tawaran Arab Saudi, Ingin Membantu Orang Tua dan Membangun Rumah Sakit

Kalidou Koulibaly menceritakan soal keputusannya untuk pindah dari Chelsea ke klub Arab Saudi, Al Hilal pada akhir pekan lalu.
Rabu, 28 Juni 2023 - 10:13 WIB
Kalidou Koulibaly
Sumber :
  • Instagram - Al Hilal

tvOnenews.com - Kalidou Koulibaly menceritakan soal keputusannya untuk pindah dari Chelsea ke klub Arab Saudi, Al Hilal pada akhir pekan lalu.

Dikutip dari Sports Bible, Koulibaly akan mendapat gaji di Al Hilal sebesar 300 ribu poundsterling atau setara Rp5 miliar per pekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait kepindahannya, pemain asal Senegal itu mengungkapkan Arab Saudi merupakan negara dengan penduduk mayoritas Islam.

Maka dari itu, kondisi tersebut akan memudahkannya dalam beradaptasi, baik secara permainan maupun kebudayaan dan kehidupan sehari-hari.

tvonenews

"Saya senang karena saya seorang Muslim dan saya tiba di negara yang tepat," katanya kepada Italia Corriere dello Sport.

"Dan saya senang menjadi salah satu yang pertama mendarat di liga yang berkembang. Saya berharap dapat membantu Arab Saudi dan Al-Hilal menulis sejarah olahraga baru. Dan kemudian ada kontrak yang sangat penting ini."

Pemain berusia 32 tahun ini juga mengungkapkan alasan mengambil tawaran Al Hilal dengan gaji yang sangat tinggi.

Koulibaly mengungkapkan, dengan uang sebanyak itu membuatnya bisa membantu lebih banyak orang.


Kalidou Koulibaly. Foto: Al Hilal.

"Saya akan dapat membantu seluruh keluarga saya untuk hidup dengan baik, dari orang tua saya hingga sepupu saya, dan yang terpenting mendukung kegiatan sosial asosiasi Capitaine du Coeur saya di Senegal," tambahnya.

“Kami mulai dengan pembangunan klinik anak di desa Ngano, tempat orang tua saya lahir dan menikah.

Selain itu, dia juga punya mimpi bersama saudaranya dalam membangun sebuah rumah sakit di negaranya.

"Saya dan saudara laki-laki saya mewujudkan mimpi. Minggu lalu kami pergi ke Dakar dan kami telah meletakkan batu fondasinya. Itu akan membantu setidaknya lima belas desa, banyak orang yang saat ini harus menempuh 50 menit perjalanan darat jika mereka membutuhkan rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekarang negara harus mendukung kami dengan dokter, tapi saya punya banyak ide lain. Kami akan banyak berinvestasi untuk Senegal dan kemudian untuk Afrika Barat.

"Kami akan membantu kaum muda. Mereka adalah masa depan negara dan dunia."

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT