Enzo Maresca Jadi Kandidat Terkuat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City Jika Hengkang Musim Ini
- Action Images via Reuters/Andrew Couldridge
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Enzo Maresca mendadak mencuat dalam bursa calon suksesor Pep Guardiola di Manchester City. Pelatih asal Italia itu bahkan disebut menjadi kandidat terdepan untuk mengambil alih kursi panas di Stadion Etihad jika Guardiola benar-benar angkat kaki pada akhir musim.
Spekulasi soal masa depan Guardiola terus berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Meski masih memiliki kontrak satu tahun bersama Manchester City, isu kepergiannya membuat manajemen klub mulai menyiapkan langkah antisipasi.
Di tengah situasi itu, nama Maresca justru muncul sebagai figur yang paling serius dipertimbangkan. Mantan juru taktik Chelsea tersebut dinilai punya profil yang sesuai dengan filosofi permainan City.
Laporan dari The Guardian menyebut telah terjadi pembicaraan positif terkait kemungkinan Maresca kembali ke Etihad. Hal itu membuat rumor pergantian pelatih di tubuh The Citizens semakin menguat.
Maresca bukan nama asing bagi Manchester City. Ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Guardiola, sehingga memahami secara mendalam sistem permainan dan kultur yang dibangun klub.
Faktor kedekatan itu diyakini menjadi alasan utama City memprioritaskan Maresca. Selain pengalaman bersama Guardiola, rekam jejaknya sebagai pelatih kepala juga menjadi nilai plus tersendiri.
Meski begitu, upaya City mendatangkan Maresca tidak sepenuhnya tanpa hambatan. Situasi kontraknya bersama Chelsea sebelumnya sempat menjadi salah satu aspek yang menimbulkan pertanyaan.
Maresca diketahui sebenarnya masih memiliki durasi kontrak panjang di Stamford Bridge. Namun, laporan menyebut hubungan kerja tersebut telah berakhir lebih cepat dari kesepakatan awal.
Menariknya, sebelum berpisah dengan Chelsea, Maresca dikabarkan sempat memberi tahu klub bahwa dirinya sudah dua kali berdiskusi dengan Manchester City soal kemungkinan menggantikan Guardiola. Informasi itu membuat kepergiannya dari London Barat kala itu mengejutkan banyak pihak.
Padahal, kiprah Maresca bersama Chelsea terbilang cukup impresif. Pada musim debutnya sejak datang dari Leicester City pada Juni 2024, ia sukses membawa The Blues kembali ke Liga Champions.
Tak hanya itu, pelatih berusia 46 tahun tersebut juga mempersembahkan gelar Conference League dan Piala Dunia Antarklub. Capaian tersebut membuat reputasinya melonjak dalam waktu singkat.
Namun secara mengejutkan, dewan direksi Chelsea justru mengambil keputusan besar dengan mengakhiri kerja sama bersama Maresca. Keputusan itu memicu banyak perdebatan karena tim sedang berada dalam persaingan papan atas Liga Inggris.
Saat itu Chelsea masih menempati posisi lima klasemen Liga Premier. Mereka juga masih berpeluang besar mengamankan tiket Liga Champions secara beruntun.
Bukan cuma di liga domestik, Chelsea juga masih bertahan di sejumlah kompetisi lainnya. The Blues kala itu memiliki kans melaju jauh di Carabao Cup serta menembus fase akhir Liga Champions.
Di sisi lain, rumor soal Maresca ke Manchester City justru terus menghangat. Jika Guardiola benar-benar hengkang, peluang reuni sang pelatih Italia dengan Etihad dinilai sangat terbuka.
Bagi City, Maresca dianggap sebagai opsi ideal untuk menjaga kesinambungan proyek besar klub. Pengalaman, kedekatan dengan Guardiola, dan pemahamannya terhadap filosofi City menjadi modal utama menuju kursi pelatih utama. (fan)
Load more