News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Van der Sar Bongkar Penyebab Andre Onana Gagal di MU, Singgung Kekacauan Internal hingga Hilang Percaya Diri

Edwin van der Sar ungkap alasan Andre Onana tak bersinar di MU. Ia menyoroti krisis stabilitas klub hingga tekanan besar yang merusak kepercayaan diri.
Selasa, 24 Februari 2026 - 18:18 WIB
Andre Onana
Sumber :
  • Reuters/Lee Smith

Jakarta, tvOnenews.com - Edwin van der Sar mengaku heran melihat perjalanan karier Andre Onana yang penuh pasang surut sejak bergabung dengan Manchester United (MU). Mantan CEO Ajax itu menilai situasi yang dialami kiper asal Kamerun tersebut tidak sesuai dengan kualitas yang pernah ia lihat selama bekerja bersama di Belanda.

Saat masih memimpin Ajax, Van der Sar mengikuti perkembangan Onana dengan sangat dekat dan yakin sang pemain akan bersinar di Old Trafford. Keyakinan itu muncul karena performa gemilang Onana bersama Ajax hingga Inter Milan, termasuk keberhasilannya menembus final Liga Champions.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kenyataannya, perjalanan Onana di klub Liga Inggris itu justru diwarnai kritik tajam, inkonsistensi, dan tekanan besar dari publik. Sejumlah kesalahan pada momen penting membuat kepercayaan terhadapnya perlahan menurun, meski secara teknik ia dinilai memiliki kemampuan luar biasa.

"Saya bekerja dengan Andre Onana selama tiga atau empat tahun di Ajax," kata Van der Sar kepada The Overlap. 

"Dia datang sebagai kiper pilihan ketiga dan sangat bersemangat untuk naik peringkat dan menjadi pilihan pertama. Saya pikir, dan saya masih berpikir, bahwa dia memiliki kualitas yang luar biasa – refleks dan kemampuan mengolah bola – tetapi entah bagaimana, dia kadang-kadang melakukan kesalahan yang membuat Anda berpikir 'Itu gila, bagaimana dia bisa melakukan itu'."

Menurut Van der Sar, faktor terbesar yang memengaruhi performa Onana tidak lepas dari kondisi MU dalam beberapa tahun terakhir. Klub tersebut dinilai belum memiliki stabilitas, baik dari segi pelatih, lini pertahanan, maupun struktur tim secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebuah tim menginginkan stabilitas, untuk mengetahui apa yang dilakukan kiper mereka sehingga lini belakang dapat saling memahami, dan saya pikir itulah yang terjadi [masalah] dengan Andre," jelasnya. 

"MU tidak memiliki stabilitas selama enam atau tujuh tahun terakhir – lini belakang berganti-ganti, bek tengah dan gelandang berganti-ganti, pelatih berganti-ganti – jadi, sulit bagi pemain baru untuk masuk ke lingkungan di mana ekspektasi sangat tinggi, tidak hanya untuk penjaga gawang tetapi juga untuk pemain sayap atau gelandang. Banyak pemain yang datang ke sini dalam delapan atau sembilan tahun terakhir belum mencapai level yang diharapkan orang-orang."

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT