Pep Guardiola Sentil Keras Bos MU Jim Ratcliffe soal Imigran, Sebut Ini Masalah Sangat Besar yang Mengancam Sepak Bola Dunia
- Action Images via Reuters/Lee Smith
Menurut Guardiola, kemajuan teknologi membuat mobilitas manusia semakin mudah. Hal ini menuntut masyarakat global untuk lebih terbuka dan menghargai keberagaman.
“Dulu bepergian sangat sulit, tetapi sekarang dalam satu jam Anda bisa berada di mana saja. Sekarang warna kulit atau tempat kelahiran tidak lagi menjadi masalah. Kita masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengatasi hal itu," lanjutnya.
Pengalaman hidup di berbagai negara seperti Meksiko, Qatar, Italia, Inggris, hingga Jerman membuat Guardiola memahami pentingnya toleransi. Ia menilai keberagaman justru memperkaya kepribadian seseorang.
“Itu tidak membuat saya merasa bahwa karena saya orang Catalan, saya lebih baik daripada Anda. Pendidikan saya sejak lahir dan perjalanan saya di Meksiko dan Qatar atau tinggal di Italia, Inggris, atau Jerman, itu hanyalah keuntungan dari kepribadian saya," katanya.
Ia menegaskan banyak orang terpaksa meninggalkan negaranya karena situasi sulit. Oleh karena itu, empati dan penerimaan terhadap budaya lain sangat diperlukan.
“Saya bertemu orang-orang yang sangat baik saat bepergian dan itulah intinya, tetapi itu tidak membuat saya merasa lebih baik hanya karena saya lahir di satu tempat atau tempat lain. Kebanyakan orang melarikan diri dari negara mereka karena masalah di negara tersebut, bukan karena mereka ingin pergi. Semakin kita merangkul budaya lain – sungguh-sungguh merangkulnya – maka masyarakat akan menjadi lebih baik," katanya.
Sementara itu, kontroversi pernyataan Ratcliffe masih menjadi perhatian publik. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dikabarkan belum membuka penyelidikan resmi, tetapi terus memantau situasi karena dikhawatirkan dapat merusak citra sepak bola. (fan)
Load more