Michael Carrick Tidak Pernah Berkata Ingin Menjadi Manajer Permanen Manchester United: 'Saya Merasa Seperti di Rumah'
- instagram Michael Carrick
tvOnenews.com - Michael Carrick mulai mengirim sinyal khusus untuk Manchester United yang tak bisa lagi dianggap kebetulan. Apa itu?
Tanpa pernah secara terbuka meminta jabatan manajer permanen Manchester United, mantan gelandang legendaris itu perlahan menunjukkan bahwa ia nyaman, siap, dan memahami perannya di Old Trafford.
Di tengah tiga kemenangan beruntun atas Manchester City, Arsenal, dan Fulham, Carrick memilih bahasa yang tenang, rendah hati, dan penuh kendali gaya komunikasi yang justru membuat isyaratnya terasa semakin kuat.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih interim pada pertengahan Januari, Carrick membawa ketenangan yang lama hilang dari bangku cadangan United.
Hasil manis di tiga laga besar bukan hanya memberi poin, tetapi juga mengubah atmosfer klub.
Namun alih-alih terbawa euforia, Carrick justru menegaskan bahwa kesuksesan jangka pendek tidak boleh menjadi dasar keputusan besar.
Sikap inilah yang membuat pernyataannya soal masa depan terasa bermakna, bukan sekadar basa-basi.
Isyarat Bertahan Tanpa Menuntut Jabatan
Melansir dari BBC Sport, Carrick selama ini konsisten menghindari pertanyaan soal masa depannya di Manchester United.

- instagram manutd
Berbeda dengan banyak pelatih modern yang gemar memanfaatkan sorotan media, ia memilih jalur aman dan institusional.
Namun, ketika ditanya sejauh mana keterlibatannya dalam rencana klub ke depan, Carrick tidak sepenuhnya menutup pintu.
“Sejujurnya, tidak ada yang berubah,” ujar Carrick. “Saya sepenuhnya menyadari peran yang saya jalankan di sini dan tanggung jawab yang saya emban. Kami ingin sukses, dan saya ingin klub ini sukses hingga akhir musim, entah itu saya, entah itu orang lain.”
Kalimat tersebut terdengar netral, tetapi dalam konteks politik sepak bola, itu adalah pernyataan yang sangat terukur.
Carrick menegaskan komitmen pada klub, bukan pada jabatannya. Ia juga menambahkan bahwa hasil jangka pendek tidak boleh mengubah arah besar klub.
“Jika hasilnya berubah, berarti ada sesuatu yang salah. Kita tidak bisa bereaksi berlebihan, baik saat semuanya terlihat bagus maupun ketika ada masalah,” katanya.
Load more