Manuver Transfer Terbatas, Manchester United Gagal Tikung Liverpool?
- REUTERS/Dylan Martinez
Selain itu, Rhys Bennett tengah dalam pembicaraan untuk kembali ke Fleetwood Town, sedangkan Ethan Wheatley, yang ditarik dari Northampton Town bulan lalu, dikabarkan hampir menandatangani kontrak dengan Bradford City.
Sementara itu, masa depan Marcus Rashford kembali menjadi sorotan. Kabar terbaru menyebut Barcelona berencana mengaktifkan opsi senilai £26 juta untuk mempermanenkan status sang penyerang pada bursa transfer musim panas mendatang.
Jika terealisasi, itu bisa menjadi salah satu perpisahan besar United pasca era Carrick dimulai.
Nama lain yang mencuat adalah Angel Gomes. Menurut laporan, termasuk dari BBC Sport, mantan gelandang United itu diperkirakan kembali ke Liga Primer. Wolves disebut hampir menuntaskan kesepakatan peminjaman Gomes dari Marseille, meski sang pemain hanya tampil delapan menit sejak Desember lalu.
Debut Manis Carrick dan Bayang-Bayang Kepergian Casemiro
Di luar bursa transfer, cerita paling positif bagi United justru datang dari pinggir lapangan. Sejak Michael Carrick mengambil peran sentral, Old Trafford perlahan kembali menyerupai benteng yang ditakuti lawan.
Tiga laga awal Carrick berakhir dengan hasil manis, termasuk kemenangan prestisius atas Arsenal yang membangkitkan kepercayaan diri skuad.
Namun di balik kebangkitan itu, ada sinyal perpisahan. Casemiro secara terbuka menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya dan siap meninggalkan United di akhir musim.
Meski demikian, perannya masih terasa krusial. Saat melawan Fulham, Casemiro kembali menunjukkan mengapa ia sulit tergantikan.
Sebagai gelandang bertahan, kontribusinya tak hanya soal memutus serangan, tetapi juga dominasi udara.
Selain Harry Maguire, Casemiro menjadi sosok paling diandalkan untuk menyambut bola mati, termasuk umpan-umpan akurat dari Bruno Fernandes. Fakta ini menjadi pengingat keras bagi United: mencari pengganti Casemiro bukan perkara sederhana.
Di tengah bursa transfer yang sunyi, tiga debut manis Carrick seolah menegaskan bahwa perubahan besar di Manchester United mungkin tidak selalu datang dari belanja pemain, melainkan dari arah kepemimpinan dan identitas yang kembali menemukan jalurnya. (udn)
Load more