News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Andai Saja Dulu Chelsea Tak Menolak Kylian Mbappé, Seperti Apa Nasib The Blues Sekarang?

Chelsea pernah berada di persimpangan sejarah ketika mereka menolak seorang bocah bernama Kylian Mbappé. Hari ini, nama Kylian Mbappé identik dengan gol, trofi
Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:30 WIB
Kalau Dulu Chelsea Tak Menolak Kylian Mbappé, Seperti Apa Nasib The Blues Sekarang?
Sumber :
  • instagram Kylian Mbappé

tvOnenews.com - Sulit dipercaya, tetapi Chelsea pernah berada di persimpangan sejarah ketika mereka menolak seorang bocah bernama Kylian Mbappé. 

Di usia yang masih sangat muda, talenta Mbappé sempat diuji di London, namun dinilai belum cukup layak untuk bersaing di kerasnya sepak bola Inggris

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan itu kini terasa ironis, mengingat Mbappé telah menjelma menjadi salah satu pesepak bola paling berpengaruh dan populer di dunia.

Hari ini, nama Kylian Mbappé identik dengan gol, trofi, dan sorotan global. Ia bukan hanya mesin gol, tetapi juga ikon sepak bola modern dengan pengaruh besar di dalam dan luar lapangan. 

Prestasi demi prestasi yang ia raih membuat kisah penolakan Chelsea di masa lalu kembali mencuat, seolah menjadi pengingat bahwa bakat luar biasa terkadang datang lebih cepat daripada kesiapan klub untuk menerimanya.

Dari Monaco ke Real Madrid, Statistik Mbappé Tak Terbantahkan

Kilau bakat Mbappé sebenarnya sudah terlihat sejak awal karier profesionalnya. Saat membela AS Monaco pada musim 2015–2016, ia yang kala itu baru berusia 17 tahun langsung mencuri perhatian. 

Dalam tiga musim bersama klub Ligue 1 tersebut, Mbappé mencatatkan 60 penampilan dengan torehan 27 gol dan 16 assist di semua kompetisi.

Performa gemilang itu membawanya ke Paris Saint-Germain pada musim 2017–2018. Bersama Les Parisiens, Mbappé berkembang menjadi penyerang kelas dunia. 

Selama delapan musim berseragam PSG, ia tampil dalam 308 pertandingan dan mencetak 256 gol serta 110 assist, angka yang menempatkannya di jajaran elite penyerang Eropa.

Puncak kariernya berlanjut saat Real Madrid merekrut Mbappé pada musim 2024–2025. Menurut Fabrizio Romano, transfer tersebut bernilai sekitar 100 juta euro. 

Bersama Los Blancos, Mbappé langsung menunjukkan dampak instan. Dalam dua musim berjalan, ia telah mencatatkan 86 penampilan dengan 76 gol dan 10 assist. Statistik tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chelsea Pernah Diminta Kontrak Mbappé Sejak Usia 13 Tahun

Di balik kesuksesan luar biasa itu, tersimpan cerita lama yang kini terasa menyakitkan bagi Chelsea. Mantan pemandu bakat The Blues, Serge Daniel Boga, mengungkap kisah tersebut dalam wawancaranya dengan Goal. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT