Dulu Dianggap Gagal Bersama MU, Kini Ruben Amorim Bikin Thomas Frank Takjub!
- REUTERS/Phil Noble
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, mengungkapkan rasa hormat dan kekagumannya terhadap pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim, yang dianggap mampu mengubah situasi sulit menjadi kekuatan baru bagi tim berjuluk The Red Devils tersebut.
Frank menilai perjalanan Amorim selama menukangi MU tidaklah mudah. Pada musim pertamanya, pelatih asal Portugal itu sempat mendapat banyak kritik setelah hanya membawa tim finis di posisi ke-15 klasemen akhir Liga Inggris.
Namun, di tengah situasi sulit tersebut, Amorim berhasil membawa MU menembus final Liga Europa, sebuah pencapaian yang membuat banyak pihak mulai memperhatikannya.
“Saya pikir Ruben dan staf kepelatihannya telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Ini jelas tahun yang berat bagi mereka dan juga baginya. Saya sangat mengaguminya, untuk bisa melewati masa sulit dengan banyak rintangan dan tetap fokus, itu luar biasa,” kata Frank dalam konferensi pers menjelang laga melawan MU pada pekan ke-11 Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Tottenham Hotspur, Sabtu (8/11/2025).
Kepercayaan manajemen MU kepada Amorim kini mulai berbuah hasil. Setelah melalui masa adaptasi yang sulit, tim Setan Merah perlahan menunjukkan performa yang lebih stabil. Hingga pekan ke-11, MU berada di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 17 poin.
Penampilan MU pun semakin meyakinkan belakangan ini. The Red Devils tercatat tak terkalahkan dalam empat laga terakhir, termasuk tiga kemenangan beruntun yang membuat moral tim meningkat. Frank mengakui bahwa MU di bawah asuhan Amorim kini tampak jauh lebih solid dan percaya diri.
Berbeda dengan MU, performa Tottenham justru sedikit menurun. Dalam empat laga terakhir, Spurs hanya mampu mencatat dua kemenangan dan dua kekalahan.
Meski demikian, skuad asuhan Frank memiliki catatan impresif saat berhadapan dengan MU. Spurs tak terkalahkan dalam tujuh pertemuan terakhir melawan The Red Devils di semua ajang, termasuk kemenangan penting di final Liga Europa serta pertemuan terakhir di Liga Inggris musim lalu.
“Saat ini, hampir semua pemain kunci mereka sudah tersedia, dan ia telah menemukan tim intinya. Mereka bermain dengan skuad yang hampir sama dalam empat atau lima pertandingan terakhir, jadi kami tahu apa yang diharapkan,” ujar.
Load more