News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guardiola Kembali Minta Aturan Pergantian Pemain Saat Boxing Day Diubah Jadi Lima

Tradisi unik Liga Premier yang tetap berlaga saat momen Natal dan Tahun Baru seharusnya tidak berubah tetapi klub harus dibolehkan mengganti lima pemain guna melindungi para pemain di tengah jadwal yang padat, kata manajer Manchester City Pep Guardiola seperti dikutip Reuters, Jumat.
Jumat, 24 Desember 2021 - 05:29 WIB
Guardiola kembali minta aturan pergantian pemain diubah jadi lima
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Tradisi unik Liga Premier yang tetap berlaga saat momen Natal dan Tahun Baru seharusnya tidak berubah tetapi klub harus dibolehkan mengganti lima pemain guna melindungi para pemain di tengah jadwal yang padat, kata manajer Manchester City Pep Guardiola seperti dikutip Reuters, Jumat.

Liga-liga papan atas di Eropa mengadopsi aturan jumlah pergantian pemain per pertandingan menjadi lima guna meringankan beban kerja para pemain di tengah pandemi COVID-19, tetapi klub-klub Liga Inggris tak mau melakukan hal ini.

Ketika sebagian besar liga jeda musim dingin, tim-tim Inggris malah memainkan tiga pertandingan dalam kurun 26 Desember-2 Januari. Tetapi mengingat banyak laga ditunda gara-gara COVID-19, Guardiola mengatakan sudah waktunya Liga Inggris beradaptasi ketentuan pergantian lima pemain.

"Tradisi Boxing Day memang penting sekali. Ini ciri khas liga ini. Tidak akan berubah... Boxing Day sangat menyenangkan bagi keluarga untuk pergi bersama ke stadion," kata Guardiola menjelang lawatan ke kandang Leicester City lusa.

Namun dari sisi pemain, Guardiola menganggap jadwal yang padat membuat pemain tak punya waktu libur yang cukup. Oleh karena itu rotasi pemain menjadi sangat penting.

"Kami ingin melindungi para pemain, jadi berlakukan aturan lima pergantian pemain. Itu jauh lebih baik dengan jumlah pertandingan sebanyak sekarang, tetapi Liga Premier dan klub sudah memutuskan 'tidak'," kata Guardiola

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain dan manajer beranggap keselamatan pemain tidak dianggap cukup serius padahal COVID-19 terus memperburuk situasi. Guardiola lalu mengatakan klub-klub harus bersatu dan mogok bermain sekalipun dia tak menginginkan hal ini terjadi.

"Hanya kata-kata tidak akan menyelesaikan apa pun. (Bagi) UEFA, FIFA, Liga Premier, televisi, bisnis lebih penting daripada keselamatan pemain," tambah Guardiola. "Mungkin kami perlu mogok agar orang-orang memperhatikan... (tetapi) kami ingin bermain untuk membahagiakan orang-orang selama Desember. Kami senang melakukannya," pungkas Guardiola. (Ant/Jeg)
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT