News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Umum PSSI Kenang Nugraha Besoes, Sekjen Paling Lama Bertugas

Mantan Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes tutup usia. Bagaimana pandangan dua Ketua Umum PSSI yang bahkan tidak bermitra dengan Kang Nug dalam organisasi?
Senin, 6 Februari 2023 - 16:57 WIB
Keluarga dan insan sepakbola hadiri pemakaman Nugraha Besoes.
Sumber :
  • tvone

tvOnenews.com – Mantan Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes tutup usia. Bagaimana pandangan dua Ketua Umum PSSI yang bahkan tidak bermitra dengan Kang Nug dalam organisasi?

Kabar duka kembali menghampiri sepakbola nasional. Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Nugraha Besoes meninggal dunia pada usia 81 tahun di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Cawang, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semasa hidupnya, almarhum Nugraha Besoes tercatat sebagai Sekjen PSSI terlama. Sebutan Sekjen Abadi melekati Kang Nug karena bertugas mulai dari 1983 hingga 2011 di tiga era kepemimpinan Ketua Umum, yaitu Kardono, Azwar Anas, hingga Nurdin Halid.

 

Sekjen 'Abadi' PSSI

Pemakaman jenazah almarhum Nugraha Besoes bertempat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta, sekitar pukul 13:30 Waktu Indonesia Barat. Banyak insan sepakbola yang hadir, termasuk beberapa Ketua Umum PSSI.

Agum Gumelar yang bahkan tidak bekerja sama dengan Nugraha Besoes mengenang kontribusi. Kendati Nugraha bukan Sekjen era Agum, ia tetap memberi masukan.

“Ide-idenya sangat applicable, sesuatu yang teraplikasikan dalam persepakbolaan nasional kita. Saat menghadapi kesulitan sebagai Ketua Umum menggantikan Azwar Anas, saya tanya kenapa kompetisi gak jalan padahal sebagai jantung pembinaan. Beliau memberi gambaran pada saya,” ucap Agum.

“Dan masukan dari Pak Nugraha Besoes ini melahirkan satu keputusan saya, nekat, kompetisi Liga Indonesia harus digelar kembali,” kenang Agum Gumelar sebagai Ketua Umum 1999-2003.

 

Kang Nug Jadi Panutan

Seperti Agum Gumelar, Mochamad Iriawan juga tidak merasakan kerja sama di organisasi sepakbola. Meski bukan Sekjen PSSI era Iriawan, Nugraha Besoes tetap memberi masukan kepada Iwan Bule.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Beliau banyak sekali memberi masukan yang komprehensif pada kami, kami selalu menyampaikan pada kesekjenan, coba kamu ke Pak Nugraha, diskusi, bagaimana beliau memimpin di kesekjenan PSSI dalam beberapa ketua umum beliau, luar biasa, belum pernah ada,” ucap Mochamad Iriawan.

“Sekali lagi kita kehilangan kepergian beliau, turut berduka cita dari seluruh keluarga PSSI, semoga beliau husnul khotimah dan keluarga diberi kekuatan lahir batin,” tutup Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat menghadiri pemakaman almarhum Nugraha Besoes. (rar/raw)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT