News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menpora: Piala Dunia U-20 Harus Jadi Titik Penting Persepakbolaan Nasional

Untuk memperbaiki persepakbolaan nasional, perlu payung hukum. Menpora mengatakan, proses penyempurnaan kandungan Inpres nomor 3 tahun 2019 segera terlaksana.
Rabu, 1 Februari 2023 - 17:53 WIB
Menpora bersama Wakil Ketua Umum PSSI dan Gubernur Sumatra Selatan.
Sumber :
  • antara

tvOnenews.com – Untuk memperbaiki persepakbolaan nasional, perlu payung hukum. Menpora mengatakan, proses penyempurnaan kandungan Inpres nomor 3 tahun 2019 segera terlaksana.

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI sedang berupaya menyempurnakan isi kandungan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tahun 2019 hingga bisa segera disahkan sebagai payung hukum untuk memperbaiki tatanan persepakbolaan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya penyempurnaan payung hukum, Kemenpora menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) secara bergilir melibatkan seluruh lembaga bidang olahraga sepak bola se-Indonesia. Pertama, untuk regional Pulau Sumatra, terpusat di Palembang, Sumatera Selatan, 31 Januari hingga 02 Februari 2023.

 

Menpora: Segera Sempurnakan Inpres

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali, di Palembang, Rabu (01/02/2023), mengatakan, FGD membahas semua urusan mulai dari infrastruktur, pembinaan bibit atlet pada tatanan paling bawah di daerah, hingga urusan garis koordinasi pembagian tugas antarlembaga.

Lembaga-lembaga yang terlibat antara lain ialah Asosiasi PSSI tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, klub Liga 2 dan 3 Indonesia, suporter, Dinas Pemuda dan Olahraga, hingga Dinas Pendidikan di daerah.

Perwakilan Kementerian Sekretariat Negara, Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Hukum dan HAM kemudian mencatat hasil pembahasan untuk diintegrasikan dalam muatan Inpres.

“Nah ini poin dasarnya, mengintegrasikan seluruh elemen di pusat-daerah, diikat dalam satu acuan (yakni Inpres nomor 3). Jadi nanti, jangan ada lagi pihak yang merasa tidak dilibatkan dalam olahraga ini. Kita tinggalkan yang lalu tatap ke depan,” kata Menpora.

 

Sebelum Kickoff Piala Dunia U-20

Zainudin Amali berharap, melalui rembug nasional maka penyempurnaan Inpres yang beberapa tahun tertunda karena pandemi Covid-19 dapat segera disahkan. Secepat-cepatnya minimal sebelum kickoff Piala Dunia U-20 di Indonesia.

FIFA yang ingin menjadikan Indonesia salah satu episentrum sepak bola Asia dalam waktu dekat bakal berkantor di Tanah Air. Harusnya ini jadi momentum kita untuk memperbaiki langkah ke depan. Sebab kalau Inpres tidak segera diselesaikan, sampai kapan pun sepakbola kita akan begini saja,” kata Amali.

Menpora menambahkan, harapan terbesarnya ialah dengan ada payung hokum, kompetisi sepakbola nasional lebih sistematis, anak sejak dini bisa dibina untuk regenerasi pesepakbola. Tragedi Kanjuruhan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu salah satu evaluasinya.

“Ya itu masuk juga, belajar dari situ. Tapi tidak secara spesifik penyempurnaan ini karena peristiwa itu, sebab Inpres ini ‘kan sudah ada sejak tahun 2019,” imbuh Menpora yang hadir bersama Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru.

 

PSSI Optimistis Perbaikan

Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, mengaku sangat optimistis tatanan sepakbola ke depan bisa lebih baik setelah menerapkan Inpres yang dibuat melibatkan semua pihak terkait mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Iwan Budianto menilai, selama ini garis koordinasi pengambilan keputusan dan perencanaan cenderung hanya dilakukan antara pemerintah pusat-daerah. Di luar itu kurang mendapat perhatian sehingga jadi salah satu penyebab sepakbola nasional lamban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budianto mencontohkan liga-liga pelajar tingkat nasional dan provinsi yang belum ada jenjang pasti arahnya ke mana, karena belum terintegrasi dengan program PSSI melainkan diselenggarakan sendiri oleh lembaga yang bersangkutan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiasi Kemenpora, semua akan diatur dalam Inpres. Setelah Palembang untuk Indonesia Barat, FGD di Solo untuk Indonesia Tengah, dan di Bali untuk Indonesia Timur. Semua dikumpulkan, cari apa kebutuhan melalui sudut pandang antarlembaga,” ujar Iwan Budianto. (ant/raw)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT