News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSIM Yogya Hadapi Barito Putra Berakhir Imbang 1-1

PSIM Yogyakarta kembali menjajal kemampuan tim Liga 1. Kali ini giliran Barito Putera yang menjadi lawan PSIM Jogja dalam sesi latihan bersama di lapangan YIS
Senin, 5 Desember 2022 - 07:47 WIB
Pemain PSIM Yogya saat menghadapi latihan bersama Barito Putra di lapangan YIS.
Sumber :
  • Tim tvOne/Grandisa Nuryanto

Yogyakarta - PSIM Yogyakarta kembali menjajal kemampuan tim Liga 1. Kali ini giliran Barito Putera yang menjadi lawan PSIM Jogja dalam sesi latihan bersama di lapangan Yogyakarta Independent School (YIS).

Dalam sesi latihan bersama tersebut, PSIM Yogya harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat menghadapi perlawanan PS Barito Putera. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, PSIM langsung melakukan serangan ke pertahanan lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto mengapresiasi mentalitas anak asuhnya saat menghadapi tim liga 1, PS Barito Putera, dalam sesi latihan bersama di lapangan Yogyakarta Independent School (YIS).

“Satu apresiasi ke pemain bahwa sekarang mereka mulai menemukan kepercayaan diri. Secara mentalitas, mereka melawan tim liga 1 bisa memberikan perlawanan, semangat juang dan motivasi mereka terus terjaga,” ungkap Erwan saat ditemui Senin (5/12).

Serangan demi serangan terus di lancarkan Rifal Lastori dan kawan-kawan, hingga saat memasuki menit ke 20', gol bunuh diri dari pemain Barito Putera, Rendy Saputra mampu membawa PSIM Yogya unggul sementara dengan skor 1-0.


Bukan tanpa perlawanan, Barito Putera juga menciptakan peluang emas melalui kaki dari Mike Ott, akan tetapi tendangan Mike masih mampu diamankan oleh penjaga gawang Laskar Mataram, Junaidi Bakhtiar.

Pergantian pemain dilakukan oleh PSIM Yogya pada menit 37', Kennove dan Diego Banowo masuk menggantikan Hapidin dan Johan Yoga Utama. Pada menit 41', pemain Barito Putera kembali mengancam gawang Laskar Mataram, akan tetapi tendangan bebas pemain Barito Putera masih mampu ditepis oleh Junaidi Bakhtiar. Skor 1-0 untuk keunggulan Laskar Mataram bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, PSIM merombak hampir semua pemain. Sendri Johansah, Aditya Putra Dewa, Sunni Hizbullah, Obet Choiri, Sugiyanto Baitul Rohman, Syarif Wijianto, Yudha Alkanza, Ghulam Fatkur Rahman, Andre Agustiar, Cristian Gonzalez, masuk menggantikan Rifal Lastori, Fauzan Fajri, Diego Banowo, Ken Noveryan, Roni Rosadi, Andriyansyah, Elina Soka, Junaidi Bakhtiar, Jaid Kotta, dan Ocvian Chanigio.

Pada menit 47' PSIM mempunyai peluang untuk menggandakan keunggulan, akan tetapi sundulan dari Cristian Gonzalez masih mampu diamankan kiper Barito Putera.

Memasuki menit 58', Barito Putera justru berhasil menyamakan keunggulan melalui sundulan dari Kahar Kalu Muzakkar. Tidak ingin menyerah, PSIM Jogja terus melancarkan serangan, hingga pada menit 64' PSIM Jogja kembali menciptakan peluang melalui Cristian Gonzalez, akan tetapi sundulan El Loco masih mampu ditangkap oleh kiper Barito Putera.

Pada menit ke 75' Barito Putera kembali mengancam gawang Sendri Johansah, akan tetapi tendangannya masih mampu diamankan Sendri Johansah. Pada menit 78' Cristian Gonzalez berhasil melesakkan bola ke gawang Barito Putera, akan tetapi wasit terlebih dulu mengangkat bendera offside. Hasil imbang 1-1 tidak berubah hingga babak kedua usai.

Starting Eleven:

Junaidi Bakhtiar, Fauzan Fajri, Hapidin, Ocvian Chanigio, Andriyansyah, Jaid Kotta, Elina Soka, Roni Rosadi, Izmy Yaman, Rifal Lastori, Johan Yoga Utama.

Tidak hanya mengapresiasi mentalitas pemain, Erwan juga memuji anak asuhnya yang telah berhasil menjalankan instruksinya dengan baik di lapangan. Diketahui, dalam latihan bersama hari ini, Erwan mencoba skema baru yang memang belum pernah dimainkan sebelumnya.

“Hari ini, kita coba skema baru, tidak hanya dengan skema baku kita 4-3-3 atau 4-2-3-1, tadi kita juga coba dengan 3-4-3 atau 3-5-2 dan itu bisa dilakukan dengan baik meskipun ada beberapa yang memang harus kita perbaiki,” ucap Erwan.

Meski begitu, pelatih asal Magelang ini juga menyampaikan beberapa catatan yang memang harus segera diperbaiki sebelum kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 dimulai kembali.

“Ada beberapa catatan terutama dengan 3 bek bagaimana mereka build-up, itu masih menjadi kendala. Tapi kedepan saya yakin ini akan menjadi pola alternatif kita yang bisa dimainkan pemain dengan baik. Terus finishing, tadi kita lihat banyak peluang yang belum menjadi gol, tapi kan ini proses kita menuju kompetisi. Kalau kemarin ketika lawan PSIS, kita di fase build up awal gagal karena high press dari PSIS, maka hari ini kita bisa lepas dari itu meskipun di sepertiga akhir pertahanan lawan kita belum bisa memanfaatkan peluang,” ujar Erwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain untuk melihat hasil dari sesi latihan selama sepekan, dalam latihan bersama sore ini, Erwan juga sengaja menurunkan semua anak asuhnya agar mereka bisa merasakan atmosfer bermain dengan tim Liga 1.

“Kita mainkan semua, biar mereka semua merasakan hasil dari latihan. Kita harus melihat semua potensi pemain sehingga tadi sangat positif mereka bisa bermain dengan baik. Dengan uji coba tadi, saya melihat bisa memainkan siapa aja dengan skema apa saja. Dibabak kedua kita rotasi semua, agar semua bermain meskipun menitnya tidak sama, biar mereka semua bisa merasakan atmosfer bermain dengan tim Liga 1,” lanjutnya.(nur/mii)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT