News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minus Satu Pemain, Gresik United Bermain Agresif, Tahan Imbang Tuan Rumah PSCS 0-0

Meskipun bermain tanpa satu pemain akibat diganjar kartu merah. Gresik United tetap bermain agresif dan menahan imbang tuan rumah PSCS Cilacap dengan skor 0-0
Sabtu, 24 September 2022 - 06:10 WIB
Gresik United
Sumber :
  • Istimewa

Gresik, Jawa Timur- Meskipun bermain tanpa satu pemain akibat diganjar kartu merah. Gresik United tetap bermain agresif dan berhasil menahan imbang tuan rumah PSCS Cilacap dengan skor 0-0 di laga lanjutan kompetisi Liga 2 yang digelar di Stadion Wijayakusuma, Jumat malam (23/9).

Sejak babak pertama dimulai, kedua kesebelasan bermain sama-sama saling menyerang. Peluang pertama Gresik United diperoleh Jepri Kurniawan saat mendapat bola terobosan. Sayang tendangannya diblok pemain PSCS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laskar Joko Samudro kembali mendapat peluang saat pemain belakang Heri Setiawan melakukan tendangan diluar kotak pinalti. Tapi masih melayang diatas gawang PSCS Cilacap.

Tendangan keras pemain Gresik Jepri Kurniawan masih bisa ditepis kiper PSCS Annas Fitrianto. Di pertengahan babak pertama pertama kedua kesebelasan bermain keras. Wasit yang memimpin pertandingan Jumardi beberapa kali memperingatkan kepada kapten kedua tim. Hingga babak pertama berakhir kedudukan tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, Gresik United dan PSCS tetap bermain fight mengingat kedua kesebelasan sama-sama membutuhkan poin. Di babak ini, tim yang berjuluk laskar ‘Joko Samudro’ itu lebih dominan menguasai permainan.

Sebaliknya tuan rumah lebih banyak melakukan serangan balik. Pemain Gresik United Istifaq Rizal diganjar kartu merah karena mengganjal keras pemain PSCS. Wasit Jumardi asal Sulawesi Selatan mengganjar kartu merah. Akibat kejadian ini, Gresik United akhirnya bermain 10 pemain.

Kurang satu pemain, tuan rumah PSCS lebih banyak menekan pertahanan Gresik United melalui umpan direct ball. Meski bermain 10 pemain, gelandang Gresik Rifaldo Lestaluhu yang masuk di babak kedua melakukan tendang keras tapi masih diamankan kiper PSCS yang bermain cemerlang.

Mendekati babak kedua akan berakhir, pemain Gresik United Rafli Mursalim yang sudah keluar diganti pemain lain malah diberi kartu merah karena menghina wasit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel Gresik United melawan PSCS semakin sengit. Kedua tim bermain habis-habisan dan bermain keras. Hingga babak kedua berakhir kedudukan sama kuat 0-0.

Dengan hasil ini, asisten pelatih Gresik United Agus Indra Kurniawan mensyukuri mendapat satu poin di kandang PSCS. “Hasil seri 0-0 patut kami syukuri pemain sudah bermain maksimal dan tim kami kekurangan satu pemain,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
background

Pekan ke-20

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT