News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Pelatih-pelatih Klub Liga 1 tentang Pemanggilan Pemain-pemain ke Timnas

FIFA Matchday membuat kompetisi domestik terhenti sejenak. Bagaimana reaksi pelatih-pelatih klub Liga 1 tentang pemanggilan pemain-pemain untuk perkuat Timnas?
Selasa, 20 September 2022 - 11:05 WIB
Dimas Drajad perkuat Timnas senior setelah tampil baik bersama Persikabo.
Sumber :
  • antara

Bandung, Jawa Barat – FIFA Matchday membuat kompetisi domestik terhenti sejenak. Bagaimana reaksi pelatih-pelatih klub Liga 1 tentang pemanggilan pemain-pemain untuk perkuat Timnas?
Tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia akan melakukan dua pertandingan persahabatan di bawah kalender resmi FIFA atau FIFA Matchday. Timnas menjalani rangkaian friendly match dengan menjamu Curacao di dua tempat berbeda, Bandung (24 September) dan Cibinong (27 September 2022).
Untuk keperluan pertandingan dengan Curacao, pelatih Timnas, Shin Tae-yong memanggil 23 pemain. Sebanyak tujuh orang berasal dari klub luar negeri dan sebagian besar memperkuat klub-klub Liga 1. Persebaya dan Persib menjadi penyumbang terbanyak, dengan masing-masing menyetor tiga nama.

Masing-masing PSM, Persija dan Persikabo menyerahkan dua pemain. Anggota lain berasal dari Arema, Bhayangkara, Bali United, Madura United dan Persis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman, menyambut baik pemanggilan dua pemain ke Timnas asuhan Shin Tae-yong untuk menjalani pertandingan persahabatan menghadapi Curacao. Dua pemain dari Persikabo ialah penyerang Dimas Drajad serta penjaga gawang Syahrul Trisna Fadillah.

Djadjang menyatakan, keputusan Shin Tae-yong untuk memanggil Dimas dan Syahrul merupakan pilihan yang tepat. Sosok yang akrab dengan panggilan Djanur menilai dua pemainnya memiliki kualitas untuk berada di squad Timnas Indonesia senior.

"Mereka layak mendapatkan tempat di Timnas senior karena memiliki kualitas sangat bagus dan tidak jauh berbeda dengan pemain asing yang ada di Liga 1," ujar Djanur.

"Membela Timnas itu sama dengan membela negara. Selain kualitas individu yang harus bagus dan layak membela Timnas, attitude juga harus sama baiknya. Jangan sampai pemain Timnas punya prilaku buruk," sambung Djanur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pastikan dua pemain Persikabo yang dipanggil Timnas, Dimas Drajad dan Syahrul Trisna mempunyai attitude sangat bagus sekali. Mereka termasuk pemain panutan dan senior di Persikabo 1973," lanjut pelatih asal Majalengka

Djanur berharap, dua pemainnya bisa memanfaatkan momen dengan menampilkan kemampuan terbaiknya bersama squad Garuda. "Dengan membela timnas maka sebuah kebanggaan akan didapat.  Tidak semua bisa membela timnas, hanya pemain-pemain terbaik yang ada di timnas," terang Djanur.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT