News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Djadjang Nurdjaman Kecewa Persikabo Telan Kekalahan Pertama

Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman, atau yang bisa dipanggil Djanur, mengaku kecewa timnya harus menelan kekalahan pertama di Liga 1 Indonesia musim ini setelah ditekuk Persita Tangerang 5-3 pada pekan ke-5 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat.
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 00:49 WIB
Djanur kecewa Persikabo 1973 harus telan kekalahan pertama
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOne

Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman, atau yang bisa dipanggil Djanur, mengaku kecewa timnya harus menelan kekalahan pertama di Liga 1 Indonesia musim ini setelah ditekuk Persita Tangerang 5-3 pada pekan ke-5 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbicara seusai pertandingan pada sesi konferensi pers, Jumat, Djanur menjelaskan ini merupakan hasil yang tidak bagus, terlebih timnya kebobolan lima gol.

"Menanggapi hasil pertandingan malam ini, tentunya ini hasil tidak bagus buat kami Persikabo, satu yang mengecewakan adalah pertama kali kalah dan tidak tanggung-tanggung gawang kami kemasukan lima gol, walaupun kami sempat membalas tiga" ujar Djanur.

Selain itu, Djanur menjelaskan Persikabo 1973 gagal memenuhi target untuk mencuri poin di kandang Persita dan menilai Laskar Pendekar Cisadane memang tampil lebih baik dibanding timnya.

"Tapi tetap kami kalah pada pertandingan hari ini, target kami tidak tercapai untuk meraih poin di kandang Persita dan saya juga sekaligus mengucapkan selama kepada Persita yang telah memenangkan pertandingan malam hari ini dan kami akui malam ini Persita tampil lebih bagus," terang Djanur.

Pelatih asal Majalengka itu menjelaskan, pada pertandingan hari ini Persikabo 1973 tidak bisa tampil sesuai skema yang diharapkan dan keluar dari rencana yang telah mereka rancang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, ia juga menilai hampir semua pemainnya pada pertandingan ini tidak tampil dengan kemampuan terbaik dan ia tidak menyalahkan lini belakangnya, meski kebobolan lima gol.

"Secara keseluruhan kami bermain tidak cukup bagus dan keluar dari skema yang seperti kita peragakan selama ini," jelas Djanur.

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT