News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSMS Medan Taklukan PSAD Kodam dengan Skor 2-1

Kemenangan PSMS Medan dengan skor 2-1 atas PSAD Kodam I Bukit Barisan di Piala Edy Rahmayadi 2022 di Stadion Teladan, jadi kemenangan ketiga
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 28 Juli 2022 - 09:48 WIB
PSMS Medan kontra PSAD Kodam I/BB di Stadion Teladan Medan
Sumber :
  • Tim tvOne/Sri Gustina

 

Medan, Sumatera Utara - Kemenangan PSMS Medan dengan skor 2-1 atas PSAD Kodam I Bukit Barisan di Piala Edy Rahmayadi 2022 di Stadion Teladan,  Rabu (27/7/2022) malam menjadi kemenangan ketiga di turnamen kali ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ricat Turnip dan Nico Malau,  berhasil membobol gawang lawan, Sementara itu satu-satunya gol PSAD tercipta lewat penalti Eki Fauzi.

I Putu Gede pelatih PSMS Medan, kembali menurunkan komposisi berbeda dari biasanya. Nico Malau, dipasang sebagai striker utama di depan dan didukung Ahmad Bustomi Bennk Oktavianto, Krisna dan Ricat Turnip dari tengah.

Hasilnya, lewat skema tendangan sudut, Ricat Turnip, menyundul bola yang tak dapat dihalau kiper PSAD, Ahmad Fauzi. Namun berselang 11 menit, PSAD menyamakan skor. Hand ball Beni Oktovianto dihukum dengan penalti oleh wasit. Eki Fauzi yang menjadi eksekutor berhasil menyarangkan bola ke gawang PSMS yang dijaga Adixi. Skor  bertahan hingga jeda  dengan skor berimbang 1-1.

Masuki babak kedua, laga berjalan semakin ketat, kedua tim saling serang. Ahmad Bustomi, di menit ke-57 umpan bola tak dapat ditangkap dengan sempurna oleh Fauzi, tapi tak ada pemain PSMS yang menyambar bola.

Kemudian PSAD juga mengancam lewat tendangan Safrial Irfandi, tapi masih serong kesamping di gawang lawan. PSMS akhirnya mencetak gol penentu. Berawal dari sepak pojok Nico Malau, yang berdiri bebas melakukan tendangan disela yang kosong.

Selang beberapa menit, peluit panjang ditiupkan wasit sebagai akhir permainan, PSMS pun unggul dengan skor 2-1.

Pelatih PSMS, I Putu Gede mengatakan bersyukur bisa menyapu bersih kemenangan di penyisihan Edy Rahmayadi Cup yang menjadi turnamen pramusim. Apalagi dengan waktu recovery yang minim.

"Bersyukur pertandingan match ketiga ini pemain gak ada yang cedera. Kekurangan banyak. Ada beberapa momen yang kita lewatkan. Kemudian menghadapi situasi lapangan becek. Ini yang sedikit mereka belum pahami," kata Putu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seharusnya, PSMS akan menunggu lawan di final tergantung hasil akhir laga PSDS kontra Karo United yang ditunda hingga Kamis (28/7/2022) pagi.

"Untuk laga final, belum kami pikirkan. Karena recovery pemain sangat sedikit. Kita tidak mau nanti di kompetisi sebenarnya banyak yang cedera," bebernya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT