GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Leo Lelis Lini Belakang Persebaya Pincang, Begini Komentar Aji Santoso

Absennya Leo Lelis nampak begitu berpengaruh bagi ketenangan barisan pertahanan Persebaya. Striker Persikabo 1973 Gustavo Tocantis berhasil menjadi momok ...
Selasa, 26 Juli 2022 - 15:19 WIB
(Paling kiri) Bek tangguh Persebaya Leo Lelis saat melakukan duel udara membantu striker Silvio Junior.
Sumber :
  • Persebaya

Striker Persikabo 1973 Gustavo Tocantis berhasil menjadi momok mengerikan bagi lini belakang Persebaya, Senin (25/7) malam. Gerakannya yang lincah sukses membuat bingung Rizky Ridho dan kawan-kawan. Absennya Leo Lelis nampak begitu berpengaruh bagi ketenangan barisan pertahanan Bajul Ijo.

Kematangan bermain bek asal Brasil itu kerap memberikan rasa aman bagi lini bertahan Persebaya. Sayang, Pelatih Aji Santoso menyebut Leo memang belum bisa diturunkan pada laga perdana mereka di Liga 1 musim 2022-2023 ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Leo Lelis memang kondisinya belum fit, abis kemarin ada sedikit ketarik cedera. Akhirnya kami menggunakan pemain-pemain lokal di lini belakang,” ujarnya dalam konferensi pers.

Babak pertama Persebaya mampu mengamankan jala dari kebobolan. Namun memasuki babak kedua, tepatnya di menit ke-53 kesalahan terjadi ketika Bajul Ijo kehilangan bola di area tengah. M. Hidayat yang gagal membendung aliran bola membuat Dimas Drajad berdiri bebas dan melakukan solo run ke area pertahanan Persebaya.

Di sana para pemain belakang Persebaya juga nampak kaget, tidak siap dengan bola yang tiba-tiba lolos itu. Dandi yang berada paling dekat dengan Dimas berusaha mengamankan bola. Namun naas sleding tekelnya telat dan malah mengenai kaki lawan.

Tanpa ragu wasit Sance Lawita menunjuk titik putih. Gustavo Tocantis sebagai algojo sukses mengelabui kiper Satria Tama ke arah yang salah. Skor 1-0 membuat Persebaya tertinggal. Soal penampilan bek lokal Persebaya, Aji mengaku tidak melihat adanya persoalan.

“Sebenarnya tidak ada masalah, saya selalu mewanti-wanti untuk tidak melakukan pelanggaran tetapi itu tadi dalam pertandingan mungkin itu lupa atau seperti apa. Yang seharunya tidak perlu di-sleding akhirnya penalti. Pelajaran buat pemain-pemain saya dalam menghadapi satu lawan satu. Bolanya sebenarnya tidak berbahaya tapi pemain kami salah mengambil keputusan,” kata Aji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini lah sepak bola masih pertandingan awal, denagn kekalahan ini kami akan segera mengevaluasi untuk pertandingan kedua nanti,” imbuhnya.

Aji Santoso bertekad memperbaiki kesalahan di laga perdana ini. Selanjutnya, Persebaya akan menjamu Persita Tanggerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (1/8) pukul 20.30 WIB. Pihaknya optimis anak asuhnya bisa menunjukkan permainan yang lebih baik di laga tersebut. (amr)

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Banyak yang menilai ini sebagai momen kebangkitan Ezra setelah cukup lama absen dari Timnas Indonesia
Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT