GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bentrok Suporter PSIS dan Persis di Solo, Panser Biru: Kami Tak Akan Balas di Semarang

Pertandingan derby Jateng antara PSIS Semarang melawan Persis Solo, Selasa (21/6/2022) kemarin diwarnai aksi ricuh antar kedua suporter. Tak hanya di stadion, kericuhan bahkan juga terjadi di jalan raya antara Solo-Boyolali saat suporter PSIS dalam perjalanan pulang ke Semarang.
Rabu, 22 Juni 2022 - 19:13 WIB
Suporter PSIS Semarang
Sumber :
  • Tim tvOne/Teguh Joko Sutrisno

Solo, Jawa Tengah - Pertandingan derby Jateng antara PSIS Semarang melawan Persis Solo, Selasa (21/6/2022) kemarin diwarnai aksi ricuh antar kedua suporter. Tak hanya di stadion, kericuhan bahkan juga terjadi di jalan raya antara Solo-Boyolali saat suporter PSIS dalam perjalanan pulang ke Semarang.

Menyikapi hal itu, sekretaris kelompok suporter PSIS Panser Biru, Paulus memastikan hubungan antara suporter PSIS dengan suporter Persis Solo masih tetap baik-baik saja. Masing-masing pihak sudah memberikan pernyataan untuk saling mendinginkan suasana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, psywar antar suporter baik di medsos maupun di stadion adalah hal biasa yang sebenarnya kalau disikapi secara baik justru bisa mempererat hubungan.

"Kayak nyek-nyekan antar teman lah. Kalau disikapi sebagai guyonan kan bisa mengakrabkan. Tapi mungkin ada beberapa orang yang kemudian, apa ya, baper lah istilahnya, terus emosi dan membuat suasana jadi panas," jelas Paulus.

Ia juga memantau adanya suporter tanpa tiket yang melompati pagar dan berusaha masuk stadion. Tapi ia agak menyayangkan pihak panitia pertandingan yang hanya memberi kuota 1.600 bagi suporter PSIS Semarang dan tidak menyediakan tiket box di stadion. Padahal animo suporter sangat besar. 

"Antusiasme sangat tinggi. Ada beberapa suporter yang tidak kebagian kuota tiket, lalu datang ke stadion dengan harapan bisa membeli tiket di area stadion. Tapi ternyata tak ada tiket ekonomi yang dijual. Mungkin merasa sudah jauh-jauh datang gak bisa nonton, ya ada sebagain yang kemudian berupaya masuk. Tapi saya yakin mereka bukan dari suporter yang kita koordinasikan. Mungkin fans Semarang lah yang cinta PSIS," jelasnya. 

Terkait insiden pengadangan suporter PSIS di jalan yang akan pulang ke Semarang, Paulus yakin kalau mereka yang mengadang bukan suporter yang dikoodinasikan oleh kelompok suporter Persis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena dari kelompok suporter Persis bersama kepolisian malah juga mengawal kita. Mungkin ya itu, penonton yang hanya dengar seletingan lalu bergerak," ungkapnya.

Paulus mengungkapkan ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Suporter PSIS juga tak akan melakukan aksi balas dendam.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT