GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalah 3-0 dari Persib, Persik Kediri Akui Blunder Penalti Buat Konsentrasi Buyar

Persik kebobolan lewat dua gol penalti Persib dari Thom Haye dan Andrew Jung di babak pertama serta gol ketiga dari Andrew Jung di babak kedua.
Selasa, 10 Maret 2026 - 01:42 WIB
Pelatih Persik Komplain Gol Ketiga Persib
Sumber :
  • Persik Kediri

Jakarta, tvOnenews.com - Persik Kediri terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah gagal menaklukkan Persib Bandung. Tampil menyerang, Persik justru kalah telak 0-3 dari Persib Bandung. 

Persik kebobolan lewat dua gol penalti dari Thom Haye dan Andrew Jung di babak pertama serta gol ketiga dari Andrew Jung di babak kedua. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (9/3/2026) ini diakui pelatih Persik Kediri, Marcos Reina karena blunder penalti di awal laga. 

"Saya pikir kami memainkan pertandingan yang sangat berani di stadion yang sangat sulit, di mana kami menunjukkan permainan sepak bola yang bagus," kata Marcos Reina usai laga. 

Marcos Reina mencontohkan bagaimana tim bisa mendapatkan peluang dan beberapa kali mengancam lini pertahanan Persib. Bahkan tak sedikit momen di mana Persik Kediri justru menjadi peluang emas walau gagal dikonversi sebagai gol. 

"Kami benar-benar sangat dekat untuk mencetak gol dalam banyak situasi, di mana kami mampu merebut bola dari salah satu tim terbaik di liga dengan pemain-pemain yang luar biasa," katanya. 

Marcos Reina mengakui bahwa kesalahan tim justru ada pada blunder lini belakang yang berakhir pada dua hadiah penalti bagi Persib. Hal ini berujung pada buyarnya konsentrasi Persik untuk bisa mengejar ketertinggalan gol.

Bahkan penalti tersebut berasal dari pelanggaran M Firli dan Adrian Luna yang membuat Thom Haye dan Andrew Jung bisa mencetak gol dari titik putih. 

"Kami melakukan kesalahan pada dua penalti dan itu adalah hal yang 'membunuh' kami," kata pelatih asal Spanyol itu. 

Tak berhenti di sana, Marcos Reina pun kesal karena wasit Rio Permana Putra justru merestui gol Andrew Jung di babak kedua walaupun Persib mengambil tendangan bebas sebelum wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai.

"Kami juga 'dihancurkan' oleh gol ketiga yang saya ingin tahu mengapa wasit tidak mengetahui aturan, karena ketika seorang wasit menunjukkan kartu kuning, itu wajib baginya untuk meniup peluit untuk memulai kembali permainan, tetapi Persib langsung memulai tanpa peluit dari wasit, jadi itu tidak diperbolehkan," tutupnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau memang diizinkan, Marcos Reina menyayangkan situasi tersebut terjadi. Walau demikian, dia mengapresiasi tim karena tetap berusaha mencetak gol sampai menit akhir. 

"Setelah mereka mencetak gol itu, bagi kami menjadi lebih sulit, karena kami benar-benar tahu bahwa jika kami mencetak satu gol di babak kedua maka kami akan tetap hidup dalam pertandingan, dan dengan cara kami bermain kami tahu bahwa kami bisa memiliki peluang," tutupnya. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan tidak menggelar imunisasi massal terkait penyakit campak.
Tips Berburu Promo Penginapan Mudik Lebaran 2026, Harga Mulai Rp99 Ribu di Jalur Favorit Pemudik

Tips Berburu Promo Penginapan Mudik Lebaran 2026, Harga Mulai Rp99 Ribu di Jalur Favorit Pemudik

Tips berburu promo mudik lebaran 2026. Tips pertama yang paling penting adalah memesan penginapan jauh sebelum puncak arus mudik. Biasanya, hotel atau penginapan
Dinkes DKI Jakarta: Belum Ada Kasus Campak Ditemukan di Ibu Kota

Dinkes DKI Jakarta: Belum Ada Kasus Campak Ditemukan di Ibu Kota

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengungkapkan hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit campak di Jakarta.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT