News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Potensi Hukuman untuk Persib Gegara Ricuh usai Laga Lawan Ratchaburi, Nasib Persib di Tangan AFC

Dalam dokumen resmi tersebut, belum tercantum sanksi untuk Persib Bandung terkait insiden keributan saat menghadapi Ratchaburi FC di ajang AFC Champions League
Rabu, 4 Maret 2026 - 22:04 WIB
Sulis, oknum Bobotoh yang ricuh saat Persib Bandung hadapi Ratchaburi FC di GBLA
Sumber :
  • X @@Mah5Utari

Jakarta, tvOnenews.com – Asian Football Confederation (AFC) merilis hasil sidang terbaru Komite Etik dan Disiplin pada Rabu (4/3/2026). Dalam dokumen resmi tersebut, belum tercantum sanksi untuk Persib Bandung terkait insiden keributan saat menghadapi Ratchaburi FC di ajang AFC Champions League Two (ACL 2).

Kericuhan terjadi pada leg kedua babak 16 besar ACL 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026). Laga berlangsung panas dan diwarnai sejumlah ketegangan, baik di dalam maupun luar lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara hasil, Persib menang tipis 1-0 lewat gol Andrew Jung pada menit ke-39. Namun kemenangan itu tak cukup membawa Maung Bandung melaju ke babak berikutnya karena kalah agregat 1-3 dari wakil Thailand tersebut.

Sanksi AFC untuk Persib Sudah Keluar?
Sanksi AFC untuk Persib Sudah Keluar?
Sumber :
  • AFC

Atmosfer pertandingan memang sudah memanas sejak awal. Situasi semakin tegang setelah beberapa keputusan wasit asal Arab Saudi Majed Mohammed Al-Shamrani, memicu kontroversi.

Gol Persib sempat dianulir dan kartu merah untuk Uilliam Barros membuat protes keras dari pemain maupun suporter.

Ketegangan memuncak selepas laga usai. Sejumlah oknum suporter dilaporkan masuk ke lapangan dan berupaya mendekati wasit.

Aparat keamanan bersama panitia pelaksana segera mengamankan situasi dan mengevakuasi perangkat pertandingan.

Selain invasi lapangan, insiden juga diwarnai pelemparan petasan dan botol dari tribun penonton. Tim dan ofisial Ratchaburi FC bahkan langsung menuju ruang ganti demi alasan keselamatan.

Peristiwa tersebut sempat memunculkan kekhawatiran bahwa Persib akan dijatuhi hukuman berat oleh AFC.

Namun dalam hasil sidang terbaru, nama Persib tidak tercantum dalam daftar klub yang menerima sanksi. AFC justru memberikan hukuman kepada klub asal Iran, Tractor FC.

Pasti Dapat Hukuman dari AFC, Sanksi Persib Berdampak pada Super League?
Pasti Dapat Hukuman dari AFC, Sanksi Persib Berdampak pada Super League?
Sumber :
  • Ratchaburi FC

Potensi Sanksi untuk Persib

Meski belum ada keputusan, regulasi Kode Disiplin dan Etik AFC mengatur sejumlah sanksi jika terjadi pelanggaran keamanan seperti invasi lapangan atau pelemparan benda. Berikut beberapa potensi hukuman yang bisa dijatuhkan jika kasus diproses lebih lanjut:

1. Denda Finansial
Sanksi paling umum adalah denda uang bagi klub tuan rumah. Besarannya dapat mencapai ribuan hingga puluhan ribu dolar AS, tergantung tingkat pelanggaran.

2. Pertandingan Tanpa Penonton
AFC bisa menjatuhkan hukuman laga kandang tanpa penonton (closed door) pada kompetisi berikutnya.

3. Pembatasan Kapasitas Stadion
Sebagian tribun dapat ditutup atau jumlah penonton dibatasi untuk beberapa pertandingan.

4. Denda Tambahan
Jika terbukti ada penggunaan petasan, flare, atau pelemparan botol, denda tambahan dapat diberlakukan.

5. Sanksi Administratif Penyelenggara
Panitia pelaksana bisa mendapat teguran atau evaluasi terkait sistem keamanan stadion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Larangan Menggunakan Stadion
Dalam kasus berat, klub dapat dilarang memakai stadion tertentu dan harus bermain di venue netral.

Hingga kini, belum ada keputusan lanjutan terkait Persib. Namun insiden di GBLA tersebut tetap menjadi catatan penting, mengingat dampaknya tidak hanya pada klub, tetapi juga reputasi sepak bola Indonesia di level Asia.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT