Mauricio Souza Bela Pelatih Borneo soal Larangan Latihan di JIS, Sinyal Panas Jelang Duel Penentu Puncak!
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mendukung protes arsitek Borneo FC, Fabio Lefundes jelang kedua tim bertarung pada lanjutan Super League 2025/2026.
Kedua pelatih sepakat memprotes karena tidak diizinkan menjalani latihan resmi di Jakarta International Stadium, Senin (2/3/2026).
Menjelang pertandingan pekan lanjutan BRI Super League melawan Borneo, Souza menilai latihan di stadion utama sebelum laga merupakan hal penting bagi sebuah tim.
Menurut dia, sesi latihan tersebut membantu pemain mengenali kondisi lapangan yang akan digunakan saat pertandingan.
“Saya pikir penting bagi Anda bisa mengenali lapangan, merasakan, setidaknya melakukan satu latihan di mana kamu akan main. Tapi itu semua dari program yang kamu punya. Semua tim berbeda, punya program sendiri, cara sendiri,” ujar Souza dalam jumpa pers prapertandingan.
Meski demikian, pelatih asal Brasil itu memahami bahwa kondisi lapangan juga perlu menjadi pertimbangan.
Ia menyebut penggunaan rumput secara berlebihan dapat berdampak pada kualitas permukaan lapangan.
“Lapangan tidak terlalu baik untuk bisa menerima dua latihan dalam satu hari sebelum pertandingan besok. Jadi mudah-mudahan tidak merugikan lagi lapangannya yang kita uji coba nanti,” kata dia.
Selain menanggapi polemik latihan resmi, Souza menegaskan bahwa timnya memiliki motivasi tinggi menghadapi laga penting di tengah persaingan ketat papan atas klasemen.
“Motivasi lebih besar karena kita main sebuah kompetisi yang begitu ketat, dan kemungkinan juga untuk bisa fight untuk juara. Jadi kita harus tetap motivasi, kita ada di dalam kompetisi itu, kita berjuang dan berusaha keras untuk kita bisa tetap di atas,” ujarnya.
Souza juga mengakui kekuatan Borneo yang dinilainya sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang musim dan kandidat kuat dalam perburuan gelar.
“Borneo memiliki tim yang sangat reguler di kompetisi, tim kuat, tim solid. Jadi tidak diragukan, salah satu tim itu kuat di dalam kompetisi ini. Sulit untuk bisa mereka tetap di atas sejak awal seperti mereka ada sekarang. Jadi pasti mereka itu bersaing menjadi juara tahun ini. Besok itu pasti pertandingan susah untuk kedua tim,” kata Souza.
Load more