News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Status Facebook, Asisten Manajer Malut United Dapat Hukuman Larangan Aktivitas Sepak Bola Setelah Komentari Wasit Laga Persib

Asghar Saleh terbukti melakukan kesalahan setelah laga Persib Bandung melawan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, 6 Februari 2026 lalu karena statusnya di Facebook pribadinya.
Rabu, 25 Februari 2026 - 17:38 WIB
Persib Permalukan Malut United
Sumber :
  • Persibi

Jakarta, tvOnenews.com - Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh resmi mendapatkan hukuman dari Komite Disiplin PSSI setelah mengunggah update status di Facebook. 

Asghar Saleh terbukti melakukan kesalahan setelah laga Persib Bandung melawan Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, 6 Februari 2026 lalu karena statusnya di Facebook pribadinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rilis PSSI, Asghar Saleh terbukti bersalah dengan membuat pernyataan secara tertulis melalui media sosial yang mendiskreditkan keputusana perangkat pertandingan dan Pesepakbolaan Indonesia. 

"Keputusan berupa larangan beraktivitas dalam kegiatan sepak bola Indonesia selama tiga bulan, denda Rp30 juta," tulis pernyataan PSSI. 

Unggahan Facebook Asghar Saleh bermula setelah Malut United kalah 0-2 dari Persib Bandung. Saat itu, pertandingan dipimpin oleh wasit asing, Yudai Yamamoto.

Dia menyebut kualitas Yudai Yamamoto jauh dibanding wasit tarkam di kampungnya. 

"Untuk mengalahkan Malut United, para mafia bahkan harus menggunakan jasa wasit FIFA yang kualitasnya jauh dibanding wasit tarkam di kampung saya," kata Asghar Saleh. 

Saat itu, Persib Bandung unggul lewat gol penalti Thom Haye. Asghar Saleh menyoroti gimik wajah Robi Darwis yang tertawa karena tak menyangka akan diberikan penalti. 

"Lihat kontrol Tyronne dibilang handsball dan si Jepang menolak melihat VAR padahal ada potensi penalti untuk Laskar Kie Raha, di moment pelanggaran si Jepang berulang kali men-delay pertandingan," kata Asghar Saleh. 

Tak berhenti di sana, Asghar Saleh kembali mengunggah status di Facebook. Asghar Saleh menyebut banyak pihak yang meminta untuk tak mengkritik wasit dengan posisinya sebagai Wakil Manajer Malut United. 

Lengkap, Asghar Saleh turut mengunggah video potongan pertandingan yang dinilainya menjadi salah satu keburukan wasit Jepang di pertandingan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di moment Tyronne yang dalam posisi menguntungkan si Jepang malah mengabaikan sentuhan bek lawan yang menyebabkan Tyronne jatuh dan tangannya terkena bola. Keputusan sangat cepat dalam sepersekian detik adalah handsball dan tidak mau melihat VAR. Lucu juga kan?" tulis Asghar. 

Asghar pun menyoroti Yudai Yamamoto yang seringkali memimpin tiga pertandingan Persib Bandung ketika melawan Persijap, PSM Makassar dan Malut United. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT