Kaget Naik Rantis, Curhat Bek Asing Persija Usai Debut di Super League: Saya Cari Bus Tim, Ternyata Masuk Truk Polisi
- persija.id
Jakarta, tvOnenews.com – Bek asing Persija Jakarta, Paulo Ricardo, mulai merasakan kenyamanan sejak menjalani hari-hari awalnya bersama Macan Kemayoran. Pemain asal Brasil itu menilai lingkungan tim memberikan kesan positif yang memudahkannya beradaptasi.
Kehadiran Paulo Ricardo menjadi salah satu sorotan Persija pada paruh musim ini. Meski belum lama bergabung, ia sudah menunjukkan rasa percaya diri dalam menjalani aktivitas bersama tim.
Proses adaptasi tersebut tidak lepas dari sikap terbuka para pemain Persija. Paulo menyebut rekan setimnya, baik pemain lokal maupun asing, memberikan dukungan sejak hari pertama kedatangannya.
Ia menyampaikan hal itu setelah mengikuti sesi latihan tim di Persija Training Ground, Depok. Latihan yang digelar pada Senin (2/2/2026) tersebut menjadi bagian penting dalam persiapannya menghadapi laga-laga berikutnya.
Dalam waktu dekat, tim berjuluk Macan Kemayoran itu dijadwalkan melakoni laga kandang menjamu Arema FC pada pekan ke-20 Super League. Pertandingan tersebut rencananya akan berlangsung pada Minggu (8/2/2026).
Selain faktor internal tim, kondisi lingkungan juga turut membantu proses penyesuaian dirinya. Paulo menilai cuaca di Indonesia tidak menjadi hambatan berarti bagi kebugarannya.
Menurut pemain berusia 31 tahun tersebut, iklim tropis di Jakarta memiliki kemiripan dengan negara asalnya, Brasil. Hal itu membuatnya lebih cepat beradaptasi, baik secara fisik maupun mental.
“Saya terkejut secara positif karena para pemain lokal menerima saya dengan sangat baik. Cuacanya juga mirip dengan Brasil, jadi adaptasi terasa lebih mudah,” ujar Paulo, Senin (2/2/2026).
Tak hanya soal latihan dan cuaca, Paulo Ricardo juga menaruh perhatian pada atmosfer pertandingan di Super League. Ia menilai kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut memiliki daya tarik tersendiri.
Debut singkatnya bersama Persija saat menghadapi Persita Tangerang pada Jumat (30/1/2026) lalu menjadi pengalaman awal yang berkesan. Meski belum bermain penuh, ia mengaku sudah bisa merasakan tekanan dan intensitas pertandingan.
Paulo juga mengamati langsung atmosfer laga kandang Persija dari tribun penonton. Menurutnya, dukungan suporter menjadi elemen penting yang mampu memberi energi tambahan bagi pemain di lapangan.
“Stadion hampir penuh dan atmosfernya luar biasa. Saya menonton laga kandang kami sebelumnya dan itu juga luar biasa. Saya tidak sabar merasakan bermain di depan pendukung sendiri,” kata Paulo.
Keinginannya untuk tampil di hadapan Jakmania pun semakin besar. Paulo mengaku telah banyak mendengar cerita tentang fanatisme pendukung Persija dari rekan-rekan setimnya.
Di luar urusan pertandingan, Paulo Ricardo juga mengalami kejadian unik yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Momen tersebut terjadi saat Persija menjalani laga tandang ke Tangerang.
Alih-alih menaiki bus tim seperti kebiasaannya di klub-klub sebelumnya, Paulo justru diarahkan ke kendaraan taktis milik kepolisian. Pengalaman tersebut menjadi kejutan tersendiri baginya.
“Saya sempat mencari bus tim, ternyata kami masuk ke truk polisi. Itu pengalaman yang sangat berbeda dan pasti akan saya ingat seumur hidup,” ucap bek anyar Persija tersebut.
Pengalaman itu menjadi catatan unik dalam perjalanan karier Paulo Ricardo. Ia menganggapnya sebagai bagian dari dinamika sepak bola Indonesia yang penuh cerita.
Persija Jakarta berharap kehadiran Paulo Ricardo mampu memberi stabilitas di lini belakang. Pengalamannya diharapkan menjadi modal penting dalam persaingan ketat Super League musim ini.
Dengan adaptasi yang berjalan positif, Paulo diproyeksikan menjadi salah satu pilar Persija dalam upaya bersaing di papan atas. Macan Kemayoran pun optimistis dapat memetik hasil maksimal berkat kontribusinya.
(igp)
Load more