Kenangan Piala Dunia Terlintas, Pelatih Madura United Carlos Parreira Kagumi Stadion GBK
- Instagram - Carlos Parreira
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih kepala Madura United, Carlos Parreira, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemegahan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Stadion ikonik tersebut akan menjadi arena laga pekan ke-18Â Super League 2025-2026 saat Madura United bertandang ke markas Persija Jakarta, Kamis malam pukul 19.00 WIB.
‎Parreira mengaku terkesan ketika pertama kali menginjakkan kaki di stadion berkapasitas hampir 80 ribu penonton itu. Menurutnya, SUGBK memiliki aura dan karakter yang sangat kuat sebagai stadion besar.
‎Pengalaman tersebut membuat pelatih asal Brasil itu seolah kembali bernostalgia ke masa lalu. Ia teringat atmosfer stadion-stadion Piala Dunia yang pernah ia rasakan sepanjang perjalanan kariernya.
‎Parreira pernah menjadi bagian dari timnas Afrika Selatan pada Piala Dunia 2010. Saat itu, ia merasakan langsung atmosfer laga pembuka ajang sepak bola terbesar di dunia.
‎Selain itu, kenangan serupa juga hadir ketika dirinya terlibat bersama timnas Brasil pada Piala Dunia 2014. Parreira berperan sebagai analis dan berkesempatan mengunjungi berbagai stadion megah di Brasil.

- ANTARA
‎"Stadion ini (SUGBK) luar biasa. Saya punya kesempatan bekerja di Piala Dunia 2010 bersama timnas Afrika Selatan," ujar Parreira, Kamis (22/1/2026).
‎"Kami tampil di laga pembuka Piala Dunia 2010 dan pada (Piala Dunia) 2014, saya juga menjadi bagian staf teknis timnas Brasil dan saya mengunjungi beberapa stadion," sambungnya.
‎Parreira menegaskan bahwa SUGBK tetap memiliki kesan tersendiri dibandingkan stadion-stadion lain yang pernah ia datangi. Menurutnya, kemegahan stadion kebanggaan Indonesia itu benar-benar memikat.
‎"Namun stadion ini (SUGBK) sungguh membuat saya takjub. Saya tidak terkejut sebenarnya karena sudah tahu tentang stadion ini tapi tetap ini sangat mengagumkan," kata pelatih asal Brasil tersebut.
‎Rasa kagum Parreira bahkan diekspresikan dengan cara sederhana namun berkesan. Ia menyempatkan diri mengambil beberapa foto untuk mengabadikan momen langka tersebut.
‎Pelatih berusia 44 tahun itu tak menampik bahwa SUGBK memiliki nilai estetika yang tinggi. Ia pun berniat membagikan pengalamannya itu kepada publik.
Load more